Rabu, 19 Desember 2018

Dua Jam Setelah Diperbaiki, Pipa Gas PGN Bocor

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titik kebocoran pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang bocor di depan Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Cawang, Jakarta Timur, Senin, 12 Maret 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Titik kebocoran pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang bocor di depan Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Cawang, Jakarta Timur, Senin, 12 Maret 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk kembali bocor untuk yang kedua kalinya. Kali ini, kebocoran gas tidak sebesar saat insiden pertama Senin kemarin, 12 Maret 2018.

    "Kemarin kan disertai lumpur, kalau ini enggak," kata Project Manager LRT Jabodebek, Sugiyono saat ditemui di lokasi kejadian, di depan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Rabu, 14 Maret 2018.

    Simak: Perbaikan Pipa PGN Yang Bocor Terus Dikebut

    Sugiyono menceritakan sekitar pukul 4 hingga 5 sore, pihak PGN melakukan penyampungan pipa yang sebelumnya sempat bocor. Setelah itu, tim dari PGN lalu meninggalkan lokasi tersebut. Namun, hanya dua jam berselang, sekitar pukul 7 malam, pipa kembali bocor. "Mungkin ada penyambungan yang belum sempurna," kata dia.

    Dalam pantauan Tempo, kebocoran terjadi di titik yang sama dengan sebelumnya yaitu di depan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur. Sejumlah pekerja tampak berada di lokasi menangani kebocoran. Satu unit mobil pemadam kebakaran juga terparkir di dekat lokasi.

    Kejadian pertama terjadi pada Senin malam, 12 Maret 2018. Mata bor dari proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek mengenai pipa gas yang ditanam sedalam 1,5 meter dari permukaan tanah. Imbasnya, pasokan gas ke Rumah Susun Bidara Cina dan Kalibata Mall terpaksa mengalami gangguan.

    Belakangan, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto angkat bicara. Adhi Karya merupakan kontraktor pelaksana dari proyek ini. Budi mengakui ada miskomunikasi antara kontraktor dan subkomtraktor, sehingga menyebabkan kebocoran pipa. "Awalnya sudah minta bekerja malam hari di sekitar itu (titik kebocoran)," kata dia.

    Informasi yang diperoleh, sejumlah pekerja berada dekat dengan lokasi kebocoran gas saat kejadian. Sugiyono membenarkannya namun memastikan, "tidak ada korban dari pekerja," kata dia. Sekitar pukul setengah 8 malam, Sugiyono dan timnya masih menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak PGN.

    Jalan MT Haryono di depan Gedung BNN pun sempat ditutup sementara. Penutupan dilakukan pada ruas jalan dari perempatan Hotel Ibis Cawang menuju perempatan Jalan Dewi Sartika. Namun sekitar pukul 9 malam, jalan telah kembali dibuka. "Sudah aman kata pihak PGN," kata salah satu personil Kapala Unit Lalu Linntas Ajun Komisaris Polisi Budi Harsono di lokasi kejadian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.