Kronologi Insiden Rusun Pasar Rumput Versi Pekerja Proyek

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana proyek Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Sehari usai kejadian, sejumlah jaringan pengaman ditambahkan di sejunlah sisi bangunan oleh kontraktor, PT Waskita Karya. Senin, 19 Maret 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Suasana proyek Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Sehari usai kejadian, sejumlah jaringan pengaman ditambahkan di sejunlah sisi bangunan oleh kontraktor, PT Waskita Karya. Senin, 19 Maret 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas pengerjaan proyek Rumah Susun atau Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan, resmi dihentikan sementara. Hingga saat ini, kontraktor proyek PT Waskita Karya masih bungkam mengenai kronologi jatuhnya material proyek.

    Sejumlah pekerja proyek bersedia memberikan sedikit kesaksian tentang kronologi kejadian. "Ya, benar, kemarin besi jatuh sekitar jam sembilan pagi," kata Nasaruddin, salah seorang pekerja proyek asal Jawa Tengah, saat ditemui di Pasar Rumput, Senin, 19 Maret 2018.

    Nasaruddin, bersama rekannya, Baruddin dan Sumarno, hari ini tetap datang ke lokasi proyek. Mereka sedang duduk bercengkerama tepat di lokasi Tarminah tertimpa besi hollow proyek rusun. Para pekerja harian lepas lain, kata Nasaruddin, memang diminta beristirahat dari pekerjaan oleh kontraktor hingga waktu yang belum ditentukan.

    Baca: Sandiaga Uno Wujudkan Keinginan Terakhir Korban Rusun Tarminah

    Proyek rusun di bekas lahan Pasar Rumput tersebut memakan korban jiwa pada Minggu pagi, 18 Maret 2018. Saat kejadian pukul 09.25, seorang perempuan, Tarminah, 53 tahun, sedang berbelanja sayur-mayur di Pasar Rumput. Ia kemudian tewas setelah kepalanya tertimpa besi panjang berjenis pipa hollow sepanjang 3 meter, yang jatuh dari lantai 10 proyek tersebut.

    Nasaruddin melanjutkan, besi hollow tersebut saat itu memang berada di lantai 10 rusun. Besi tersebut hanya digunakan untuk menopang pembangunan rusun, bukan material inti untuk bahan bangunan.

    Saat kejadian, titik di lantai 10 sebenarnya telah selesai dilapisi semen untuk pengecoran. Saat ingin mencabutnya, besi tersebut justru jatuh dan menimpa Tarminah. "Saya dapat cerita dari teman-teman begitu," ujarnya. Kedua rekannya, Baruddin dan Sumarno, ikut membenarkan.

    Baca: Sandiaga Uno Segera Beri Sanksi Kontraktor Rusun Pasar Rumput

    Dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, tujuh jam setelah kejadian, Kepala Proyek Rusun Pasar Rumput I Made Aribawadana mengaku belum bisa menjelaskan kronologi detail terkait dengan insiden tersebut. Sebab, kontraktor masih melakukan investigasi dan evaluasi mendalam. "Belum bisa disampaikan selesai kapan," ucapnya.

    Pasca-kejadian, kata Made, kontraktor proyek telah meningkatkan pengamanan di lokasi pengerjaan Rusun Pasar Rumput. "Semua safety screen, safety deck, sama tambahan pagar pengaman pun sudah kami tambahkan," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.