PAM Jaya Akui Sebagian Jakarta Timur Belum Teraliri Air Bersih

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PAM JAYA dan PALYJA Relokasi Pipa di Lebak Bulus

    PAM JAYA dan PALYJA Relokasi Pipa di Lebak Bulus

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PD Perusahaan Air Minum atau PAM Jaya Erlan Hidayat mengatakan beberapa daerah di Jakarta memang belum teraliri air bersih dari pipa PAM.

    "Salah satunya wilayah-wilayah di Jakarta Timur," ujarnya kepada Tempo, Kamis, 22 Maret 2018.

    Daerah itu antara lain Pondok Kopi, Malaka Jaya, Malaka Sari, serta sebagian wilayah Pondok Kelapa. Sebagian wilayah Ujung Menteng dan Cakung Timur juga belum teraliri air bersih.

    Menurut Erlan, beberapa wilayah tersebut memang belum teraliri air bersih dari pipa PAM. Sebab, kata dia, jaringan pipa belum mencapai semua wilayah. "Jaringan pipanya belum merata," katanya.

    Secara keseluruhan, kata Erlan, saat ini sekitar 40 persen wilayah Jakarta belum teraliri air bersih dari PAM. Cakupan pelayanan air bersih PAM masih sekitar 60 persen. "Total jumlah sambungan pelanggan sebanyak 839.391 sambungan," ucapnya.

    Beberapa wilayah, seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan, masih banyak yang belum teraliri pipa. Hanya Jakarta Pusat yang seluruh wilayahnya sudah teraliri.

    Selain itu, beberapa daerah di Jakarta Selatan, seperti Pondok Rangon, Bintaro, serta Lenteng Agung, memiliki kondisi air tanah yang masih baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.