Kasus HIV/AIDS Tangerang Naik: Penderita Tak Tahu Sudah Tertular

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi HIV/AIDS. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Ilustrasi HIV/AIDS. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Tangerang - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mendata, jumlah penderita penderita HIV/AIDS saat ini mencapai 1.700 orang. Angka ini naik dibanding dengan data 2016 yang jumlahnya 1.600 orang. "Daerah penyebaran dominan terdapat di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Sukadiri, Curug dan Kelapa Dua," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, Kamis, 22 Maret 2018.

    Hendra mengatakan, jumlah itu kemunginan bisa bertambah karena petugas menemukan kendala dalam pendataan. Kesulitan utama adalah penderita tidak mau memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit setempat. Padahal petugas medis dari 44 Puskesmas yang tersebar pada 27 kecamatan, sudah berupaya maksimal untuk melacak penderita HIV/AIDS.

    Untuk menemukan penderita, Dinas Kesehatan telah melakukan pendeteksian dini di wilayah yang rawan penyebaran. Pemerintah juga telah menetapkan 12 Puskesmas khusus untuk menangani masalah HIV/AIDS. Bahkan setiap pekan petugas Puskesmas diturunkan ke lokasi rawan untuk memeriksa darah pekerja seks.

    Menurut Hendra penularan HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang dominan melalui hubungan seksual termasuk dengan pekerja seks. Namun hal yang mendasar adalah, diduga banyak penderita yang belum mengetahui jika dirinya telah tertular virus HIV/AIDS. “Karena itu diperlukan pemeriksanaan medis,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.