Surat Penutupan Alexis Bocor, Wakasatpol PP: Tidak Tahu-Menahu

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kamar hotel di Lantai 7 Alexis, Jakarta, 31 Oktober 2017. Alexis memiliki tujuh lantai, dengan Lantai pertama digunakan untuk menerima tamu. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    Suasana kamar hotel di Lantai 7 Alexis, Jakarta, 31 Oktober 2017. Alexis memiliki tujuh lantai, dengan Lantai pertama digunakan untuk menerima tamu. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DKI Hidayatullah membantah telah membocorkan surat edaran mengenai penutupan tempat hiburan malam di Alexis. Dalam surat berkop Satpol PP itu, yang seharusnya Alexis ditutup pada Kamis petang, 22 Maret 2018. 

    “Demi Allah, saya tidak membocorkan surat edaran tersebut. Saya sendiri tidak tahu-menahu mengenai proses surat tersebut,” kata Hidayatullah di Balai Kota DKI, Kamis, 22 Maret 2018.
     
    Ketika ditanya mengenai adanya surat edaran terkait penutupan hotel Alexis, Hidayatullah berkilah hal itu bukan kewenangannya. Awak media diminta untuk bertanya langsung kepada Kepala Satpol PP DKI, Yani Wahyu Purwoko.

    Baca: Anies Baswedan Sesalkan Rencana Penutupan Hotel Alexis Bocor

     
    “Saya berikan pernyataan bahwa itu bukan kewenangan saya. Wartawan saya minta untuk bertanya langsung kepada Pak Kasatpol PP,” ujarnya.
     
    Surat penutupan Alexis itu beredar di kalangan wartawan Balai Kota pada Kamis siang. Surat itu ditujukan kepada sejumlah petinggi polisi di wilayah DKI Jakarta untuk minta dukungan personel.  

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan pihaknya menerima surat yang meminta bantuan personel untuk menutup Alexis ketika dikonfirmasi. “Memang betul ada surat dari Satpol PP DKI ke Polda Metro Jaya untuk meminta bantuan personel dalam rangka penutupan Alexis. Polda Metro dan Polresta Jakarta Utara mempersiapkan 60 personel," kata Argo.

    Baca: Anies Baswedan Akan Beri Kejutan Terkait 4Play Alexis 

    Apel para personel dari kepolisian dan Satpol PP digelar pada pukul 15.00 WIB di Kelurahan Ancol. "Karena belum ada rapat koordinasi berkaitan dengan giat akan melakukan penutupan maka pelaksanaan ditunda,” kata Argo.

     
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertanyakan bagaimana surat penutupan Alexis tersebut bisa sampai bocor ke tangan media. Surat itu seharusnya hanya untuk internal pemerintahan karena bersifat rahasia. Karena itu, dia menyesalkan jika ada yang membocorkan kepada publik. “Ini contoh ketidakdisplinan lembaga,” ucapnya. “Jadi mereka yang tidak disiplin akan saya didisiplinkan.”

    Anies Baswedan mengakui Pemprov DKI memang akan menutup Alexis, termasuk karaoke 4Play di dalamnya. Namun langkah itu tidak dilakukan hari ini, apalagi sampai mengerahkan ratusan personel. “Kalau sampai 325 orang, buat apa kira-kira, jadi kayak mau perang atau apa gitu,” ujarnya di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis.

    Menurut Anies Baswedan, penutupan Alexis akan mengikuti prosedur. Untuk itu, tidak diperlukan pengerahan personel gabungan dari Satpol PP dan TNI atau Polri. “Ini cara-cara lama yang dikerjakan dengan cara-cara enggak benar. Karena itu, saya hentikan semua, saya akan tata sampai rapi,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.