Earth Hour 2018, Anies Baswedan: Emisi Jakarta Berkurang 122 Ton

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kampanye Earth Hour 2018 di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu, 24 Maret 2018. (TEMPO/Maria Fransisca)

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kampanye Earth Hour 2018 di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu, 24 Maret 2018. (TEMPO/Maria Fransisca)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup acara kampanye Earth Hour 2018 untuk Kota Jakarta. Pemadaman listrik selama satu jam dalam acara ini berhasil mencatatkan sejumlah capaian positif.

    "Hasil Earth Hour kali ini meningkat dari tahun sebelumnya," kata Anies di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu, 24 Maret 2018, dalam penutupan Earth Hour 2018 pukul 22.00 WIB. Balai Kota menjadi salah satu lokasi kick off Earth Hour tahun ini. Sejumlah komunitas lingkungan ikut diundang memeriahkan acara.

    Laporan terkait capaian tersebut diterima Anies dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya. Earth Hour tahun ini diklaim berhasil menghemat daya listrik hingga 170 megawatt atau sekitar Rp 249 juta. Sementara, emisi gas rumah kaca yang berhasil dikurangi mencapai 122 ton CO2 (karbon dioksida).

    Baca juga: Rencana Penutupan Alexis, Anies Baswedan Pegang Semua Kendali

    Pada Earth Hour 2017, daya listrik yang berhasil dihemat baru mencapai 157 MegaWatt atau sekitar Rp 127 juta. Sementara, emisi gas rumah kaca yang berhasil dikurangi yaitu sebesar 112 ton CO2.

    Earth Hour merupakan kampanye yang digagas oleh World Wide Fund for Nature. Kampanye pemadaman listrik selama satu jam setiap tahun ini memasukui pelaksanaan ke-11. Earth Hour pertama dimulai tahun 2007 di Sydney, Australia.

    Baca juga: Earth Hour 2018, Gerai Starbucks dan Body Shop Beri Diskon

    Anies menilai Earth Hour 2018 bisa menjadi pemicu kebiasaan penghematan listrik masyarakat Jakarta. Konsumsi listrik masyarakat Jakarta, kata dia, lebih besar dari keseluruhan konsumsi di Pulau Sumatera. Sayangnya, kata Anies, sebagiannya masih dikonsumsi secara boros.

    Anies berjanji akan menindaklanjuti kondisi tersebut. Salah satunya mendorong lebih banyak gedung perkantoran untuk mendapat sertifikat bangunan hijau (Greenship). "Kalapun ada terobosan di tempat lain, kami upayakan bisa diterapkan juga di Jakarta," kata dia.

    Baca juga: Koalisi Desak Anies Baswedan Hentikan Swastanisasi Air

    Simak artikel menarik lainnya tentang Earth Hour 2018 dan kabar terbarudari Anies Baswedan hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.