Di UI Anies Baswedan Prihatinkan Iklim dan Limbah KBT Marunda

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi aliran Banjir Kanal Timur yang tercemar limbah busa di kawasan Cakung, Jakarta, 23 Januari 2018. Meski limbah busa tersebut sudah ada sejak 7 bulan lalu, namun hingga kini belum ada upaya penanggulangan dari pemerintah. TEMPO/Ilham Fikri

    Kondisi aliran Banjir Kanal Timur yang tercemar limbah busa di kawasan Cakung, Jakarta, 23 Januari 2018. Meski limbah busa tersebut sudah ada sejak 7 bulan lalu, namun hingga kini belum ada upaya penanggulangan dari pemerintah. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan perubahan iklim menjadi salah satu masalah yang dekat dengan masyarakat Ibu Kota saat ini. Termasuk maraknya problem lingkungan limbah busa di Kanal Banjir Timur disingkat KBT.

    "Bagi Jakarta persoalan lingkungan hidup tidak jauh, tetapi dekat," kata Anies Baswedan di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 24 Maret 2018.

    Baca : Anies Baswedan Terima Laporan Soal Limbah Busa di KBT Marunda

    Anies Baswedan menuturkan, salah satu masalah perubahan iklim yang nyata dirasakan masyarakat Jakarta yakni banjir. Dia menyebut setidaknya ada tiga penyebab banjir di Jakarta, yakni perubahan kondisi permukaan air di pesisir, air kiriman dari hulu, dan kerusakan lingkungan.

    "Kita sudah rasakan sekali di Jakarta. Di pesisir seringkali kebanjiran karena ada permukaan air meningkat. Rob itu kita jelas rasakan," tutur Anies Baswedan.

    Anies Baswedan juga menyinggung kerusakan lingkungan yang disebabkan perilaku manusia. Dia mencontohkan persoalan limbah di perairan Kanal Banjir Timur Marunda. Menurut laporan Dinas Lingkungan Hidup yang dia terima, limbah deterjen itu berasal rumah tangga.

    Anies Baswedan pun mengajak masyarakat Jakarta untuk lebih peduli soal masalah lingkungan dan perubahan iklim ini. "Masalah lingkungan hidup adalah masalah keberlangsungan kita sebagai penghuni planet ini. Karena itu Jakarta dan warga harus sama-sama menyadari dan mengubah perilaku," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.