Alexis Ditutup, Anhar Nasution Tantang Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PROSTITUSI di Ibu Kota masih marak meskipun pemerintah DKI Jakarta tak memperpanjang izin hotel serta griya pijat Alexis pada Oktober tahun lalu. Namun beberapa negara melegalkan prostitusi dan mendulang pajak darinya.

    PROSTITUSI di Ibu Kota masih marak meskipun pemerintah DKI Jakarta tak memperpanjang izin hotel serta griya pijat Alexis pada Oktober tahun lalu. Namun beberapa negara melegalkan prostitusi dan mendulang pajak darinya.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Malam, Anhar Nasution, mengaku heran dengan penutupan Alexis untuk kedua kali yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebelumnya pada Oktober 2017, Anies telah melayangkan surat pemberitahuan tak memperpanjang izin hotel dan griya pijat Alexis.

    "Saya agak heran, kan beberapa bulan lalu sudah ditutup. Kok, baru sekarang terungkap bahwa itu ternyata beroperasi dan baru mau ditutup hari ini dengan surat," kata Anhar Nasution kepada Tempo di Jakarta, Rabu, 28 Maret 2018.

    Baca : Anies Baswedan Tutup Alexis, Pengamat: Pengalihan Ombudsman

    Anhar menyatakan mengapresiasi dan mendukung kebijakan pemerintah DKI mencabut tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) perusahaan yang membawahi Alexis, PT Grand Ancol Hotel. Namun dia meminta Anies tak hanya terpaku pada Alexis. Anhar menuturkan Anies harus segera menutup semua usaha hiburan malam yang terbukti melanggar aturan.

    "Saya mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Gubernur Anies menutup tempat-tempat semacam Alexis, tapi mbok ya jangan cuma satu tempat itu aja," ucapnya.

    Infografis: Alexis dan 4 Bisnis Seks di Dekat Istana Presiden

    Menurut Anhar, Anies Baswedan rentan dipandang tebang pilih jika tak segera melakukan penutupan terhadap tempat usaha hiburan lain yang terbukti melanggar aturan. "Nanti terkesan tebang pilih, seolah-olah ada target, kemauan politik, tuntutan politik. Ini kan enggak baik juga," ujarnya.

    Selasa, 27 Maret 2018, Anies mengumumkan pencabutan enam TDUP di bawah manajemen PT Grand Ancol Hotel. Anies menuturkan surat pencabutan itu telah dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada Kamis, 22 Maret lalu, dan dikirim ke manajemen keesokan harinya.

    Simak: Sejarah Prostitusi di Indonesia dan Dunia

    Gubernur Anies memberi waktu kepada PT Grand Ancol Hotel yang membawahi 4Play Alexis dan lain hingga hari ini untuk menutup usahanya. Anies Baswedan berujar, pemerintah DKI bakal melakukan penindakan jika perusahaan tak melakukan penutupan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.