Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pengeroyokan Anggota TNI AU Terkait Pembakaran Pos Ormas PP?

image-gnews
Garis polisi tampak di bangunan pos ormas Pemuda Pancasila di Jalan Gamprit, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, yang dibakar sekelompok orang tak dikenal pada Rabu dinihari, 28 Maret 2018. TEMPO/Adi Warsono
Garis polisi tampak di bangunan pos ormas Pemuda Pancasila di Jalan Gamprit, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, yang dibakar sekelompok orang tak dikenal pada Rabu dinihari, 28 Maret 2018. TEMPO/Adi Warsono
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi masih menyelidiki pembakaran posko dan mobil operasional milik organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (ormas PP ) di Jalan Raya Gamprit, Kelurahan Jatiwaringin, Kota Bekasi. Ada dugaan insiden ini berkaitan dengan pengeroyokan dua anggota TNI Angkatan Udara di Jalan Jatikramat Kecamatan Jatiasih.

"Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota, kami hanya membantu penyelidikan saja," kata Kepala Kepolisian Sektor Pondokgede Komisaris Suwari kepada kantor berita Antara, Rabu, 28 Maret 2018. Namun Suwari tidak memberi penegasan ihwal keterkaitan dua insiden tersebut.

Suwari mengatakan telah memeriksa tiga saksi tapi keterangan mereka belum bisa menjelaskan penyebab insiden pembakaran. “Saksi menyebutkan ada beberapa orang yang masuk ke dalam posko lalu terjadi pembakaran,” katanya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00. Kelompok itu datang menggunakan sepeda motor dan jumlahnya puluhan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Dedy Supriyadi memberikan pernyataan serupa. Polisi belum mengetahui kelompok yang membakar pos ormas PP tersebut. Dia tidak ingin berspekulasi untuk mengaitkan kasus ini dengan insiden pengeroyokan dua anggota TNI AU. "Masih dalam proses penyelidikan, belum tahu motifnya," kata Dedy kepada Tempo.
 
Pengeroyokan terhadap dua anggota TNI AU terjadi pada 22 Maret 2018 dinihari. Prajurit Kepala Ade Septiyanto yang memiliki lapak durian didatangi sekelompok pemuda. Para pemuda itu mengaku anggota organisasi Pemuda Pancasila. Mereka meminta durian secara gratis kepada Ade.

Ade menolak permintaan itu. Para pemuda itu marah dan menyerang Ade. Pada saat itulah Prajurit Kepala Hendrik Kereh datang untuk melerai. Namun ia juga menjadi korban penganiayaan. Kelompok pemuda itu kabur setelah pengeroyokan itu.

Belakangan polisi menangkap M. Aldi Pratama, 19 tahun, yang diduga terlibat pengeroyokan. Diduga kawan-kawan Aldi sudah kabur keluar dari Bekasi untuk menghindar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketua Pemuda Pancasila Kota Bekasi Ariyes Budiman membenarkan ada anggotanya yang terlibat pengeroyokan terhadap Ade dan Hendrik. Dia berjanji akan membantu polisi untuk menyerahkan anak buahnya yang terlibat.  "Tapi di rumahnya tidak ada, keluarganya juga tidak tahu," kata Ariyes.

Ariyes mengatakan sudah datang ke Markas TNI Angkatan Udara di Halim Perdanakusuma untuk meminta maaf. "Saya bertemu dengan Komandan Dedi, silaturahim dengan TNI AU," katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut siapa yang dimaksud Komandan Dedi itu.

Ariyes tak ingin berspekulasi tentang dugaan pengeroyokan anggota TNI AU dan pembakaran pos ormas PP saling terkait. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengungkap kasus tersebut. "Kami sudah melapor ke polisi, kami juga tidak mau menduga-duga siapa pelakunya," kata Ariyes.

ANTARA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kapolda dan Wakapolda Banten Besuk Ustadz Muhyi Korban Pengeroyokan Pegawai Bank Keliling di Serang

16 hari lalu

Ilustrasi pengeroyokan. survivalmastery.com
Kapolda dan Wakapolda Banten Besuk Ustadz Muhyi Korban Pengeroyokan Pegawai Bank Keliling di Serang

Polisi telah menangkap satu pelaku pengeroyokan terhadap ustadz Muhyi. Kapolda meminta massa tidak main hakim sendiri.


Warga Desa Pakel Banyuwangi dan PT Bumisari Saling Lapor, Ini Kata Polisi

20 hari lalu

Warga Desa Pakel, Banyuwangi, saat berunjuk rasa di depan Pengadilan Tinggi Surabaya di Jalan Sumatera, Surabaya, Rabu, 13 Desember 2023. Dok TeKAD GARUDA
Warga Desa Pakel Banyuwangi dan PT Bumisari Saling Lapor, Ini Kata Polisi

Polresta Banyuwangi menargetkan kedua belah pihak berdamai dan situasi kamtibmas khususnya di Desa Pakel kondusif.


Kasus Anggota TNI Dikeroyok, Kapolres Metro Jakarta Pusat: Ada Tersangka Baru

21 hari lalu

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro sambil berhadapan dengan massa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Februari 2023. ANTARA/Siti Nurhaliza
Kasus Anggota TNI Dikeroyok, Kapolres Metro Jakarta Pusat: Ada Tersangka Baru

Insiden bermula saat seorang pedagang di Pasar Cikini, Menteng, diperas tiga pria. Pedagang ini mengadukan pemalakan itu kepada putranya, anggota TNI.


Petani Desa Pakel Banyuwangi Dilaporkan Balik oleh Satpam PT Bumisari atas Dugaan Pengeroyokan

21 hari lalu

Peserta aksi mogok makan menuntut pembebasan tiga petani pakel yang ditangkap secara paksa, aksi ini berlangsung di depan Kementerian Agraria dan tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional, Jakarta Selatan, Senin, 20 Februari 2023. Mulai pukul 10:30, massa mulai aktif membentangkan poster tuntutan sampai memajang surat pernyataan dari beberapa elemen yang terlibat. TEMPO/MAGANG/MUHAMMAD FAHRUR ROZI.
Petani Desa Pakel Banyuwangi Dilaporkan Balik oleh Satpam PT Bumisari atas Dugaan Pengeroyokan

Konflik Agraria antara petani Desa Pakel Banyuwangi dan PT Bumisari makin berlarut-larut.


Empat Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar Ditangkap, 5 Masuk DPO

31 hari lalu

Ilustrasi pengeroyokan. survivalmastery.com
Empat Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar Ditangkap, 5 Masuk DPO

Tiga pelaku pengeroyokan polisi di Makassar adalah pelajar, dan satu buruh harian lepas.


Imam Masjid di Takalar Jadi Sasaran Pengeroyokan

31 hari lalu

Ilustrasi Pengeroyokan.
Imam Masjid di Takalar Jadi Sasaran Pengeroyokan

Polres Takalar tengah menyelidiki kasus dan motif pengeroyokan imam masjid. Muncul dugaan bahwa korban merendahkan kehormatan istri seorang warga.


Polisi Tangkap Pelaku Tawuran Genk Bhirues dan Remaja Anak Lapak Klender, Satu Orang Buron

34 hari lalu

Ilustrasi Ditangkap / Ditahan / Diborgol. shutterstock.com
Polisi Tangkap Pelaku Tawuran Genk Bhirues dan Remaja Anak Lapak Klender, Satu Orang Buron

Tawuran yang terjadi Jalan Dermaga Raya, Klender, 21 Februari 2024 itu menyebabkan satu orang meninggal karena pengeroyokan.


Anak Perempuan di Tangsel Dianiaya Sekelompok Orang Hingga Trauma, Dikira Ikut Perang Sarung

34 hari lalu

Ilustrasi tawuran/perkelahian penganiayaan. Shutterstock
Anak Perempuan di Tangsel Dianiaya Sekelompok Orang Hingga Trauma, Dikira Ikut Perang Sarung

Anak perempuan dipukuli dan diinjak, diduga jadi korban salah sasaran pelaku tawuran perang sarung di Ciputat, Tangsel.


Dikira Ikut Perang Sarung, Anak Perempuan di Ciputat jadi Korban Pengeroyokan

34 hari lalu

Ilustrasi Pengeroyokan.
Dikira Ikut Perang Sarung, Anak Perempuan di Ciputat jadi Korban Pengeroyokan

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun menjadi korban pengeroyokan sejumlah remaja di Ciputat


Petani Pakel Diduga Dipukul hingga Pingsan, Walhi Jawa Timur Tuding PT Bumi Sari Kerap Meneror Warga

38 hari lalu

Ilustrasi Pengeroyokan.
Petani Pakel Diduga Dipukul hingga Pingsan, Walhi Jawa Timur Tuding PT Bumi Sari Kerap Meneror Warga

Komplotan orang diduga preman dan sekuriti PT Perkebunan dan Dagang Bumi Sari Maju Sukses mengeroyok satu petani di Desa Pakel, Banyuwangi