Hari Raya Paskah, Polda Metro Turunkan 6.000 Personel Gabungan

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pasukan Densus 88 Anti Teror melakukan penyergapan saat simulasi dalam rangka Peringatan 15 Tahun Kerjasama Internasional Penanggulangan Terorisme di Executive Jet Gate, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, 17 November 2017. Simulasi yang melibatkan berbagai unsur di Polri dan TNI itu bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman terorisme jelang digelarnya pertemuan tingkat dunia IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali. Johannes P. Christo

    Sejumlah pasukan Densus 88 Anti Teror melakukan penyergapan saat simulasi dalam rangka Peringatan 15 Tahun Kerjasama Internasional Penanggulangan Terorisme di Executive Jet Gate, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, 17 November 2017. Simulasi yang melibatkan berbagai unsur di Polri dan TNI itu bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman terorisme jelang digelarnya pertemuan tingkat dunia IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya mengerahkan 6.000 personel gabungan untuk menjaga keamanan selama Hari Raya Paskah. "Personel gabungan dari TNI-Polri kami turunkan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Maret 2018.

    Para personel gabungan itu akan ditempatkan di beberapa titik, seperti tempat ibadah, tempat rekreasi, dan lokasi ramai lainnya. "Khusus tempat ibadah, personel sudah kami plot sesuai dengan polres-polres (kepolisian resor) yang bersangkutan," katanya.

    Sedangkan, untuk tempat rekreasi, kata Argo, polisi juga fokus menempatkan personel di Ragunan, Pantai Ancol, serta Taman Mini Indonesia Indah. “Penjagaan di Bandara Soekarno-Hatta dan Stasiun Gambir juga kami perketat," ucapnya.

    Terakhir, pengamanan juga dilakukan di titik jalan yang sering mengalami kemacetan saat libur panjang, termasuk pada Hari Raya Paskah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.