Anies Baswedan: Biaya Pemadam Kebakaran Heroik Ditanggung DKI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berjalan diantara reruntuhan sisa kebakaran di kawasan Kembangan, Jakarta, 30 Maret 2018. Kebakaran tersebut menewaskan Dua Orang Warga dan melukai sejumlah warga. TEMPO/Topan Rengganis

    Warga berjalan diantara reruntuhan sisa kebakaran di kawasan Kembangan, Jakarta, 30 Maret 2018. Kebakaran tersebut menewaskan Dua Orang Warga dan melukai sejumlah warga. TEMPO/Topan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji Pemerintah Provinsi DKI akan menanggung biaya perawatan Muhammad Rifai Hadi, petugas pemadam kebakaran yang menjadi korban di Kembangan. Hal itu disampaikan Anies ketika menjenguk petugas pemadam kebakaran Rifai yang mengalami luka bakar 60 persen dalam kebakaran di Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat.

    Dalam kebakaran itu, Rifai melakukan aksi heroik dengan melepaskan jaket pemadam kebakarannya dan menyelimutkannya ke tubuh warga. 

    Rifai, saat dijenguk oleh Anies Baswedan masih menjalani perawatan di Ruangan ICU RSCM Kencana. “Dokter tadi sampaikan bahwa proses penyembuhan (luka bakar) bisa sampai tiga bulan,” kata Anies di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Jakarta Pusat, Jumat, 30 Maret 2018.

    Anies Baswedan menyampaikan kepada keluarga bahwa fasilitas di RSCM Kencana merupakan yang terbaik untuk luka bakar. Jadi dengan perawatan dengan fasilitas medis terbaik bisa mempercepat penyembuhan. “Rifai bisa sembuh seperti sedia kala,“ tuturnya.

    Baca: Lepas Jaket untuk Selamatkan Warga, Pemadam Kebakaran Terbakar

    Menurut Anies Baswedan, Pemerintah Provinsi DKI akan menangung seluruh biaya perawatan Rifai. Tentunya ada juga biaya yang akan ditalangi oleh BPJS dan asuransi. “Selisihnya nanti kami yang akan ganti,” ujarnya.

    Rifai menjadi korban dalam kebakaran yang terjadi di rumah penduduk di Kembangan Utara, Jakarta Barat pada Kamis 29 Maret 2018. Akibat kejadian ini, Rifai dan seorang rekan petugas pemadam kebakaran tertimpa reruntuhan api saat sedang mencoba masuk.

    "Ada informasi korban terjebak. Petugas mencoba masuk menolong, tapi tiba-tiba terkena reruntuhan api," ujar Kepala Operasi Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Rompis Romli, Kamis.

    Petugas pemadam kebakaran yang menjadi korban berjumlah dua orang. Mereka adalah Muhammad Rifai Hadi dan Novirahman. Keduanya mengalami luka bakar di sekujur tubuh. "Petugas yang jadi korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Puri," kata Rompis.

    Kebakaran terjadi pukul 18.40 di hunian padat penduduk dekat Stasiun Taman Kota. Rompis mengatakan petugas menurunkan 25 unit mobil untuk memadamkan api. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.