Setelah Tutup Alexis, Anies Baswedan Incar Diskotek Exotic

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta berkumpul di pendopo Balai Kota DKI Jakarta mendengarkan perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum berangkat untuk menutup Alexis secara resmi, Kamis, 29 Maret 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Personel Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta berkumpul di pendopo Balai Kota DKI Jakarta mendengarkan perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum berangkat untuk menutup Alexis secara resmi, Kamis, 29 Maret 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan mengusut dugaan praktik jual-beli narkotika atau narkoba di Diskotek Exotic, Mangga Besar, Jakarta Barat, setelah menutup tempat hiburan Alexis akhir Maret lalu.

    Pengusutan ini dilakukan buntut tewasnya seorang pengunjung diskotek yang diduga akibat overdosis narkoba. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemeriksaan berjalan mulai siang tadi.

    "Sesudah pemeriksaan itu dan lengkap seluruh buktinya, langsung ada tindakan," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 3 April 2018.

    Kemarin, Senin, 2 April 2018, seorang pengunjung bernama Sudirman, 47 tahun, tewas diduga karena overdosis narkoba. Sudirman sudah tak bernyawa ketika diantar ke rumah sakit oleh dua petugas satuan pengamanan diskotek.

    LihatPDIP Minta Anies Baswedan Tak Alergi Istilah Era Jokowi dan Ahok 

    Penyelidikan tengah ditangani Kepolisian Sektor Sawah Besar. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit ihwal dugaan overdosis itu. Polisi masih meminta keterangan saksi-saksi, di antaranya pengunjung dan karyawan diskotek. Kepolisian tak menutup kemungkinan memanggil pemilik diskotek untuk diperiksa.

    Menurut Gubernur Anies Baswedan, Pemerintah DKI bakal menindak tegas apabila terjadi pelanggaran berat seperti diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan, yakni praktik penyalahgunaan narkoba, prostitusi, perdagangan manusia, dan perjudian. "Tidak akan ada yang dibiarkan melenggang tanpa ada sanksi."

    BacaTuntas Tutup Alexis, Anies Baswedan Siapkan Gebrakan Baru 

    Anies tak merinci tenggat rampungnya pemeriksaan terhadap Diskotek Exotic. Pemerintah DKI ingin memastikan kesahihan bukti agar tak ada gugatan hukum di kemudian hari. Anies Baswedan memastikan, sanksi untuk Exotic akan diberikan sesuai prosedur, seperti terhadap Alexis. "Saya tidak akan ramai. Kalau sudah semuanya siap, langsung eksekusi," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.