Miras Oplosan Ginseng Juga Menewaskan 2 Pemuda di Bekasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kekesalan warga korban minuman keras gingseng berimbas pada pengerusakan salah satu toko jamu di Jalan Raya Cipayung, Depok, Jawa Barat, 4 April 2018. TEMPO/ADE RIDWAN

    Kekesalan warga korban minuman keras gingseng berimbas pada pengerusakan salah satu toko jamu di Jalan Raya Cipayung, Depok, Jawa Barat, 4 April 2018. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Bekasi - Setelah merenggut belasan nyawa di Depok dan Duren Sawit, miras oplosan jenis ginseng juga menewaskan dua pemuda di Bekasi. Dua orang pemuda di Jalan Cempaka 2 RT 03 RW 01, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi meregang nyawa dan empat lainnya sempat kritis setelah menenggak minuman keras oplosan.

    "Minuman yang dikonsumsi jenis gingseng," kata juru bicara Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing, Kamis, 5 April 2018.

    Dua orang tewas adalah Ridwan alias Item, 20 tahun, dan Arifin, 25 tahun. Sedangkan korban lain yang masih hidup, dan menjalani perawatan di rumah sakit antara lain Abi Abustian, 30 tahun, Yasin (24)), Doni (25), dan Abu Tolib. "Mereka mengkonsumsinya Minggu malam lalu," kata Erna.

    Baca: Diduga Jual Miras Oplosan, Massa Rusak Toko Jamu di Depok

    Mereka menenggak minuman keras ginseng sebanyak enam kantong plastik. Minuman itu dibeli dari sebuah warung di kawasan Jatisari, Kecamatan Jatiasih. "Korban meninggal dunia tiga hari setelah mengkonsumsi minuman keras tersebut," kata dia.

    Salah satu korban selamat, Yasin tak tahu minuman keras yang dikonsumsi oplosan atau tidak. Setahu dia, minuman tersebut jenis ginseng. Bahkan, Yasin sampai dua kali ke warung tersebut untuk membelinya. "Tidak ada campurannya," kata Yasin.

    Menurut Yasin, usai mengkonsumsi minuman tersebut kepalanya pusing, dan pandangannya gelap. Karena itu, Yasin memilih istirahat di rumah. Namun, kondisi ini semakin memburuk setelah dua hari. Walhasil, Yasin sempat mendapatkan perawatan medis. "Saya jarang minum, baru dua kali," kata dia.

    Baca: Korban Miras Oplosan Terus Berjatuhan, Polisi Razia Warung Jamu

    Selain Yasin, lima korban miras ginseng lainnya juga mengalami serupa. Arifin lebih dulu meregang nyawa di rumah sakit, lalu disusul Ridwan. Untuk memastikan penyebab kematiannya, polisi membawa jenazah ke RS Polri. Sedangkan, tiga korban lainnya masih menjalani perawatan medis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.