Ditilang, Pengemudi Lindas Kaki dan Ludahi Wajah Polisi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah membuka satu lajur Flyover Pancoran dari arah Cadangan menuju Kuningan di Jalan Pancoran, Jakarta Selatan, 15 Januari 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Pemerintah membuka satu lajur Flyover Pancoran dari arah Cadangan menuju Kuningan di Jalan Pancoran, Jakarta Selatan, 15 Januari 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota polisi dari Direktorat Lalu Lintas Hermansyah Sitorus melaporkan seorang pengemudi mobil, Watoni, ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Watoni melakukan perbuatan tidak menyenangkan dengan cara melindas kaki dan meludahi wajah Hermansyah di turunan flyover Kuningan arah barat, Jakarta, Kamis, 5 April 2018, pukul 09.00 WIB.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, menurut laporan Hermansyah, dirinya saat itu menghentikan kendaraan Suzuki Ertiga bernomor polisi B 2016 KKE, yang dikemudikan Watoni. "Terlapor menghentikan kendaraan dan langsung mengatai korban dengan kata-kata kasar," kata Argo, Jumat, 6 April 2018.

    Polisi menghentikan kendaraan Watoni karena dinilai melakukan pelanggaran sistem ganjil-genap, kemudian melakukan penilangan. "Namun terlapor tidak terima dan langsung memundurkan kendaraan hingga melindas kaki korban sebelah kanan, yang mengakibatkan luka memar," ucapnya. "Kemudian terlapor pergi sambil senyum sembari meludahi wajah korban."

    Watoni dilaporkan Hermansyah ke kantor polisi dengan tuduhan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan atau melawan petugas dengan Pasal 351 KUHP atau Pasal 335 KUHP atau Pasal 21 KUHP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.