Sandiaga Uno Liburkan Sekolah di Jakarta Selama Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menunjukan cendera mata yang diterimanya saat menghadiri Festival Condet Punye Potensi di kawasan Condet, Jakarta, 31 Maret 2018. Meski sedang demam, Sandi tetap menyempatkan diri membuka festival yang menampilkan beragam budaya Betawi tersebut. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menunjukan cendera mata yang diterimanya saat menghadiri Festival Condet Punye Potensi di kawasan Condet, Jakarta, 31 Maret 2018. Meski sedang demam, Sandi tetap menyempatkan diri membuka festival yang menampilkan beragam budaya Betawi tersebut. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memutuskan meliburkan semua sekolah di Jakarta selama Asian Games 2018. Semula, Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir hanya minta sekolah yang berada di sekitar venue Asian Games dan wisma atlet yang diliburkan.

    “Libur tersebut digeser dari bulan Desember sehingga tidak mengganggu hari dan waktu mereka untuk kegiatan belajar-mengajar," ucap Sandiaga di Balai Kota DKI, Jumat, 6 Maret 2018.

    Keputusan meliburkan semua sekolah di Jakarta itu diambil Sandiaga setelah rapat bersama Ketua Inasgoc Erick Thohir. Dalam pertemuan itu, Erick meminta siswa sekolah pada zona tertentu diliburkan.

    Baca: Asian Games, Sandiaga Uno Larang Kopaja Lewat Jalan Protokol

    Bahkan Erick juga meminta ada pengaturan jam kantor. Hal ini untuk menghindari kemacetan selama Asian Games pada 18 Agustus-2 September 2018. “Untuk ini biar diputuskan oleh Wakil Gubernur DKI,” ujarnya.

    Sesuai dengan keputusan Sandiaga, Kepala Dinas Pendidikan DKI Sopan Adrianto menetapkan meliburkan seluruh aktivitas belajar-mengajar di sekolah selama ajang olahraga Asian Games. “Tidak libur sebagian, tapi libur total,” tuturnya.

    Menurut Sopan, kalau hanya meliburkan sekolah yang berada dekat venue Asian Games, para siswa akan sulit menyesuaikan dengan sekolah lain. Konsepnya libur dengan penugasan.

    Baca: Asian Games, Sandiaga Uno Lanjutkan Stikerisasi Kuliner Era Ahok

    “Nanti libur di Desember geser hanya sembilan hari. Ini tidak mengurangi efektivitas belajar karena hanya menggeser dari Desember ke Agustus,” kata Sopan.

    Siswa, kata Sopan, nanti akan dikerahkan untuk meramaikan venue Asian Games 2018. Mereka juga bakalan menyambut kontingen peserta Asian Games di bandar udara dengan memakai baju adat Nusantara. “Yel-yel yang disampaikan seluruh bahasa negara peserta," ujarnya. “Nanti ada yel-yel bahasa negara pemenang.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.