Gedung Polda Metro Jaya Kebakaran, Ini Cerita Saksi Mata

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kursi dan meja dikeluarkan dari Gedung Biro SDM Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pasca kebakaran, Sabtu sore,  7 April 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Sejumlah kursi dan meja dikeluarkan dari Gedung Biro SDM Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pasca kebakaran, Sabtu sore, 7 April 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah personel kepolisian sedang beraktivitas di dalam Gedung Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, saat api membakar gedung. Petugas Biro SDM, Brigadir Dua Wyne, mengatakan saat kejadian pihaknya sedang melakukan penerimaan personel kepolisian baru.

    "Tadi sedang ada penerimaan (personel)," kata Wyne di Polda Metro Jaya, Sabtu, 7 April 2018. Saat kejadian, ujar Wyne, aktivitas penerimaan calon perwira polri dari berbagai level memang tengah dilangsungkan di Polda Metro.

    Wyne belum bisa memastikan penyebab kebakatan. Dia hanya menduga kebakaran akibat korsleting listrik. Sebab, sesaat sebelum terjadinya kebakaran, listrik di gedung tiba-tiba padam. Sesaat kemudian muncul api dan membakar seisi lantai. "Saat itu saya berada di lantai dua," kata Wyne.

    Kebakaran terjadi pukul 15.15 WIB. Sebanyak delapan unit mobil dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Selatan diterjunkan. Api kemudian baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.30.

    Kebakaran terjadi di lantai satu, sisi kiri gedung. Karena rambatan api yang membesar, dinding bagian luar lantai dua pun ikut gosong. Juru bicara Polda Metro Jaya Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kebakaran menghanguskan enam ruangan di lantai satu.

    Rani, seorang siswa Sekolah Menengah Atas dari Tambun, Bekasi, mengaku menyaksikan detik-detik kebakaran. Saat itu Rani sedang mengikuti tahapan seleksi penerimaan sebagai polisi wanita. "Ada masa pelatihan selama tujuh bulan sampai nanti dapat pangkat Bripda," kata Rani.

    Rani beruntung karena tengah berada di gedung promotor, di samping gedung Biro SDM Polda Metro Jaya. Ia masih sempat menyaksikan bagaimana polisi di Biro SDM meminta orang-orang untuk segera keluar meninggalkan gedung. "Bagi yang belum selesai, proses administrasi dilanjutkan di Polres masing-masing," kata Rani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.