Hadir di Cibubur, Anies Baswedan Dikompori Maju Pilpres

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa 1.300 peserta Pelatihan Perempuan Siaga Dasar (Latansa) DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 8 April 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa 1.300 peserta Pelatihan Perempuan Siaga Dasar (Latansa) DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 8 April 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Pelatihan Perempuan Siaga Dasar (Latansa)  di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, Ahad, 8 April 2018. Acara ini digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta.

    Saat Anies tiba, penyelenggara memutar lagu kampanye pasangan Anies-Sandi dalam pemilihan kepala daerah DKI 2017. Lagu berjudul Mari Kobarkan itu diputar berulang-ulang. Ribuan ibu-ibu yang menjadi peserta latihan turut menyanyikan lagu itu untuk menyambut Anies. Bahkan ada suara yang menyerukan Anies untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2019. 

    Anies tak banyak mengeluarkan kata melihat sambutan itu. Ia lebih sering melempar senyum. Ihwal permintaan untuk maju dalam Pilpres 2019, Anies memilih untuk menghindar. "Semangat ibu-ibu enggak pernah padam," kata Anies. “Buat ibu-ibu itu, setiap waktu ekspresi semangatnya ada.”

    Presiden PKS Sohibul Iman yang hadir juga dalam acara itu mengatakan selama ini partainya acap berkomunikasi dengan Anies. Topik yang dibicarakan bisa mermacam-macam. Namun ia tidak menjawab tegas ihwal dukungan PKS terhadap Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres 2019 nanti. "Ya itu sih proses politik berjalan saja ya. Nanti kalau memang arah politik ke A ya kita ke A, kalau B ke B, kalau C ke C," kata Sohibul. “Yang jelas, kami kalau ngobrol sering ya, termasuk tentang masa depan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.