Saham DKI di Perusahaan Bir, Anies Baswedan: Pasti Dilepas

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anker bir. flickr.com

    Anker bir. flickr.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan bakal melepas saham pemerintah DKI di perusahaan produsen bir PT Delta Djakarta Tbk. Untuk itu, pemerintah DKI sedang menyiapkan proses pelepasan saham. "Pasti dilepas, pasti. Kami akan siapkan prosesnya," kata Anies di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Ahad, 8 April 2018.

    Rencana pelepasan saham pemerintah di PT Delta itu menguat sejak kampanye pilkada DKI 2017. Ketika itu Anies menyatakan sumber pemasukan untuk kas daerah harus dari hasil kerja halal.

    Baca: Wagub Sandiaga Uno Bersiap-siap Menjelang RUPS Perusahaan Bir

    Adapun kepemilikan saham pemerintah DKI di PT Delta, yakni 26,25 persen. Besaran itu merupakan gabungan dari 23,34 persen saham milik pemerintah DKI dan 2,91 persen milik BP IPM Jaya yang juga berada di bawah naungan Pemprov. PT Delta Djakarta merupakan produsen minuman beralkohol dengan merek dagang Anker, Carlsberg, Kuda Putih, dan San Miguel. Saham pemerintah DKI di perusahaan ini sudah tertanam sejak 1970.

    Anies Baswedan mengatakan telah membahas rencana itu dengan wakilnya, Sandiaga Uno, sejak pekan lalu. Dia mengatakan pelepasan saham perusahaan publik itu tak akan terlepas dari mekanisme pasar. Namun, Anies belum merinci perihal penggunaan uang hasil pelepasan saham itu. “Laku dulu baru bicara uangnya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.