Jumat, 25 Mei 2018

Jawara Bekasi Sebut Unggahan Ade Armando Soal Azan Tidak Beretika

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dosen UI Ade Armando. TEMPO/Seto Wardhana

    Dosen UI Ade Armando. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Bekasi - Ketua Jawara Jaga Kampung (Jajaka) Bekasi, Damin Sada, menyatakan siap berdebat dengan Ade Armando, soal “azan tidak suci”. Bahkan Damin mengaku dialah yang mengajak dosen Universitas Indonesia untuk berdebat. "Memang saya yang mengajak debat, bukan adu otot," kata Damin kepada Tempo, Senin, 9 April 2018.

    Sebelumnya Ade mengunggah tulisan dalam akun media sosialnnya yang berbunyi, "Azan tidak suci, azan itu cuma panggilan sholat. Sering tidak merdu. Jadi, biasa-biasa sajalah". Tulisan ini mendapat tanggapan dari Damin. Jawara Bekasi itu menyatakan ingin bertemu dengan Ade untuk meminta klarifikasi.

    Menurut Damin, secara hukum tulisan Ade tidak ada masalah. Namun ia menilai Ade tidak mempunyai etika karena mengunggah status yang menyinggun umat muslim. "Itu adalah hal yang sensitif bagi umat muslim, tidak seharusnya begitu," kata Damin.

    Unggahan Ade Armando yang menyinggung soal azan itu  hanya selang beberapa hari setelah puisi Sukmawati Soekarnoputri diprotes oleh sejumlah umat muslim. Sukma membacakan puisi yang membandingkan azan dengan suara kidung. Gara-gara puisi itu, Sukma dilaporkan ke polisi.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.