Danarto Meninggal, Kawan-kawannya Datangi RS Fatmawati

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Danarto, sastrawan, 6 Agustus 2009.

    Danarto, sastrawan, 6 Agustus 2009.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sastrawan Indonesia, Danarto, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati setelah mengalami kecelakaan di Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa, 10 April 2018. "Iya, Pak Danarto yang kecelakaan di Ciputat siang tadi," kata petugas medis di RS Fatmawati, yang tidak mau disebut namanya.

    Saat ini, keluarga almarhum tengah bersiap membawa jenazah ke rumah duka. Adapun keluarga almarhum dari Jawa Timur belum tiba. Sejumlah rekan Danarto terlihat berada di rumah sakit guna melepas kepergian sang sastrawan untuk terakhir kalinya.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan datang langsung menjenguk jenazah sastrawan Indonesia, Danarto di Ruang Instalasi Forensik dan Pelayanan Jenazah RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Selasa, 10 April 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Kapolsek Ciputat Komisaris Donny membenarkan kecelakaan yang menimpa Danarto. Saat itu, Danarto yang sedang menyeberang jalan di depan kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan. Tiba-tiba, pengendara sepeda motor bernama Surya Lesmana, 21 tahun, menghantamnya.

    Kepada polisi, Surya mengaku melarikan kendaraan dengan kecepatan 60 kilometer per jam. Ia melaju dari arah Ciputat menuju Lebak Bulus. “Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30,” kata Donny.

    Polisi sudah membawa SL untuk dimintai keterangan. Sedangkan Danarto dibawa ke RS UIN Ciputat untuk mendapat penanganan medis. Namun, karena mengalami luka parah di kepala, Danarto dirujuk ke RS Fatmawati. “Kecelakaannya memang cukup keras karena bagian depan motor penyok," ujar Donny.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?