Jumat, 14 Desember 2018

Dosen UI Rocky Gerung Dituding Sebar Ujaran Kebencian SARA

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rocky Gerung. [TEMPO/Muradi]

    Rocky Gerung. [TEMPO/Muradi]

    TEMPO.CO, Jakarta - Dosen Filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung sore ini akan dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pelapornya adalah Permadi, Ketua Cyber Indonesia, gara-gara pernyataan Rocky dalam acara siaran langsung Indonesia Lawyers Club di TV One pada Selasa malam, 10 April 2018.

    Permadi mengajukan saksi dengan saksi yaitu Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian dan anggota Partai Solidaritas Indonesia Guntur Romli. Menurut Jack, salah satu ucapan Rocky telah menyinggung keberadaan kitab suci.

    "Kitab suci itu fiksi dan masih ada lagi narasinya," kata Jack Lapian mencontohkan salah satu ucapan Rocky ketika dihubungi di Jakarta hari ini, Rabu, 11 April 2018.

    BacaRocky Gerung: Berangus Buku Kiri Cermin Rezim Norak

    Jack menuturkan bahwa laporan akan disampaikan ke Polda sekitar pukul 17.00 WIB. Dia mengklaim telah mengantongi bukti, salah satunya video ucapan Rocky Gerung di ILC. "Langsung officials dari YouTube TV One ILC," ujarnya.

    Simak: Kasus Ujaran Kebencian dan Makar Ahmad Dhani

    Menurut dia, Rocky melanggar Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, yakni dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Ancaman pidana pelanggaran ini maksimal 6 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 1 miliar.

    Jack Lapian adalah pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI 2017. Dia juga yang melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penataan Tanah Abang dan tuduhan ujaran kebencian untuk musisi Ahmad Dhani Prasetyo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.