Fasilitas Seadanya, Begini Uji Coba Underpass Mampang-Kuningan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan Terusan H.R. Rasuna Said dari arah Senopati dan Kapten Tendean menuju Simpang Mampang Kuningan masih terpantau macet di hari pertama uji coba Underpass Mampang Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Jalan Terusan H.R. Rasuna Said dari arah Senopati dan Kapten Tendean menuju Simpang Mampang Kuningan masih terpantau macet di hari pertama uji coba Underpass Mampang Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengerjaan proyek underpass Mampang-Kuningan, Jakarta Selatan, akhirnya rampung dan mulai diuji coba hari ini, Rabu, 11 April 2018. Evaluasi akan dilakukan selama masa uji coba underpass sepanjang 850 meter ini.

    "Mulai jam 06.00 WIB pagi hari ini dan seterusnya akan dibuka," kata Kepala Seksi Pembangunan Jalan Tidak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hananto Krisna melalui pesan singkat kepada Tempo di Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

    Baca: Uji Coba Underpass Mampang-Kuningan, Papan Verboden Dikarungi

    Uji coba memang telah dimulai. Namun sejumlah fasilitas pendukung jalan ternyata masih dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan. Salah satunya keberadaan marka jalan, seperti zebra cross di samping kiri Pos Polisi Simpang Kuningan.

    Cat putih zebra cross di sejumlah ruas jalan tampak menghilang. Padahal zebra cross itu biasa digunakan pejalan kaki dari Jalan H.R. Rasuna Said untuk menuju gedung Trans 7 di Jalan Kapten Tendean. Walhasil, para pengendara dari arah Pancoran yang berhenti di lampu merah dengan leluasa berhenti di atas zebra cross.

    Tak hanya marka jalan, sejumlah peralatan lain juga tampak dibiarkan tak beraturan. Salah satunya pembatas jalan portable berwarna oranye yang dibiarkan di beberapa sudut di Simpang Mampang-Kuningan meski jumlahnya tak terlalu banyak.

    Underpass Mampang-Kuningan ini mulai dibangun pada 18 November 2016 di era Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Saat itu, pembangunan ditargetkan rampung tidak lebih dari akhir 2017. Target meleset 3,5 bulan dan pembangunan baru rampung awal April 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.