Uji Coba Ganjil Genap Tol Tangerang, Pengguna Bus Premium Sepi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Shuttle Bus Premium di kawasan Summarecon Mal Serpong masih sepi, belum terpengaruh penerapan ganjil genap di tol Tangerang-Jakarta. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Suasana Shuttle Bus Premium di kawasan Summarecon Mal Serpong masih sepi, belum terpengaruh penerapan ganjil genap di tol Tangerang-Jakarta. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - Uji coba penerapan skema ganjil genap di tol Tangerang pada Senin 16 April 2018 hari ini belum berdampak pada peningkatan pengguna bus premium. Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, shuttle bus premium telah disiapkan di sejumlah titik di Tangerang.

    Berdasarkan pengamatan Tempo,  shuttle bus premium di Alam Sutera, Summarecon Serpong sejak pagi hingga siang masih terlihat sepi dan normal." Kalau efek uji coba ganjil genap pagi ini belum ada, jumlah penumpang masih standar, normal seperti hari biasa,"ujar Marketing dan Pengurus Shuttle Bus Premium Royal Platinum di Summarecon Serpong, Ade Prasetyo kepada Tempo, Senin 16 April 2018.

    Bus Premium Royal Platinum atau JR Connecting Jabodetabek Residence di Summarecon Mall Serpong (SMS) ini mengoperasikan 10 unit bus dengan rute SMS-Benhil, Kelapa Gading, Ratu Plaza dan Mangga Dua. "Berdasarkan jumlah penumpang yang diberangkatkan bus pukul 6-9 pagi, jumlahnya masih normal berkisar 30 sampai 49 penumpang setiap keberangkatan," kata Ade.

    Baca: Uji Coba Sistem Ganjil-Genap, Pintu Tol Jakarta-Tangerang Macet

    Angka itu, kata dia, sama persis dengan traffic harian yang selama ini berjalan. Hal serupa, kata Ade, juga terjadi dengan Bus Premium di Alam Sutera yang baru resmi dioperasikan Ahad kemarin. "Pukul 6 pagi saya pantau masih 3-4 penumpang yang naik," kata Ade.

    Angkutan Bus Premium yang dikelola oleh CV Wisata Karya Trasnportasi ini sudah beroperasi sejak 2017 lalu. Selain di SMS, perusahaan ini mengoperasikan bus yang sama di SDC Summarecon, Lippo Karawaci dan Alam Sutera. "Selama ini, untuk rata rata perhari di SMS bisa mencapai 800 penumpang, Karawaci 600-700 penumpang dan SDC 200 penumpang," kata Ade.

    Bus Premium yang dilengkapi dengan AC, TV, Radio dan WiFi ini melayani masyarakat di kawasan Gading Serpong, Summarecon Serpong, Paramount Serpong, Kelapa Dua dan Alam Sutera.

    Baca: Uji Coba Ganjil-Genap, Penumpang Padati Transjakarta di Cibubur

    Menurut Ade, jumlah pengguna bus premium ini mengalami kenaikan yang signifikan sejak diluncurkan 2017 lalu." Jumlah penumpang terus naik dari 200 hingga 900 per hari,"katanya.

    Ade berharap dengan adanya pembatas kendaraan ganjil genap di tol Tangerang-Jakarta akan berdampak besar pada perubahan pengguna bus Premium." Kalau dari sisi bisnis, adanya ganjil genap ini, bagi kami ini sangat berprospek dan mendukung program pemerintah juga agar masyarakat mau mengurangi pemakaian kendaraan pribadi."

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saiful Rohman mengatakan ada 31 bus premium yang disiapkan untuk alternatif masyarakat yang ingin ke Jakarta saat uji coba ganjil genap di Tol Tangerang. Puluhan bus itu terdiri dari 20 unit bus Royal Platinum, 6 unit Bus PPD dan 5 Bus Sinar Jaya. "Lokasinya berada di BSD Griya Loka, TangCity, Summarecon Serpong, Banjar Wiyaya dan Alam Sutera," kata Saiful.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.