Pramuka Berduka Pemeran Soeharto, Amoroso Katamsi Meninggal

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amoroso Katamsi. TEMPO/Nurdiansah

    Amoroso Katamsi. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyatakan berduka atas meninggalnya Amoroso Katamsi yang memerankan Presiden Soeharto pada film G30SPKI, Selasa 17 April 2018. Selain berprofesi sebagai dokter dan seniman, Amoroso Katamsi juga mantan Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka.

    "Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, keluarga besar Gerakan Pramuka berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya kakak kami, Kak Amoroso Katamsi. Beliau pejuang tanpa pamrih, beliau istiqamah membina adik-adik Pramuka dengan ikhlas," kata Adhyaksa di Jakarta, Selasa 18 April 2018.

    Adhyaksa Dault mengenal Amoroso Katamsi sebagai sosok yang juga mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Menurut Adhyaksa, sepanjang hidup Amoroso selalu didedikasikan untuk Gerakan Pramuka. Almarhum tidak hanya dikenal di kalangan Pramuka, tetapi juga masyarakat luas.

    "Beliau orang baik, insya Allah berakhir dengan husnul khatimah. Mudah-mudahan Allah lapangkan kuburannya dan menempatkannya di surga firdaus," kata Menteri Pemuda dan Olah Raga periode 2004-2009 itu.

    Adik Amoroso Katamsi, Bambang Kastowo, mengatakan kakaknya itu juga seorang dokter spesialis penyakit jiwa sekaligus tentara. Presiden kedua RI, Soeharto memberikan pangkat kehormatan bintang pertama kepada pemeran Panglima Komando Strategi Angkatan Darat tersebut dalam film Pengkhianatan G30SPKI.

    Dia mengatakan Amoroso Katamsi sejak muda sudah aktif berorganisasi seperti di Gerakan Pramuka. Saat mahasiswa, Amoroso bergabung dengan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

    Terakhir di Gerakan Pramuka, Amoroso Katamsi menjabat sebagai Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka dua periode, yaitu 2003-2008 dan 2008-2013. "Alhamdulillah dalam keluarga beliau itu semuanya bisa. Diborong semuanya. Dari kecil hobinya seni, menyanyi, baca puisi dan drama. Beliau dari muda sudah aktif dalam organisasi Pramuka, waktu mahasiswa juga aktif di HMI. Sampai sekarang sering reuni dengan sesama Pramuka," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.