SBMPTN 2018, Universitas Indonesia Terima 3.679 Mahasiswa Baru

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta mengerjakan soal ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di Universitas Negeri Jakarta, 16 Mei 2017. Sebanyak 128.085 kursi di 85 Perguruan Tinggi Negeri diperebutkan oleh para peserta. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Sejumlah peserta mengerjakan soal ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di Universitas Negeri Jakarta, 16 Mei 2017. Sebanyak 128.085 kursi di 85 Perguruan Tinggi Negeri diperebutkan oleh para peserta. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Indonesia telah menerima 1.628 mahasiswa baru dalam jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018. Untuk jalur SBMPTN, kata Kepala Humas Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti, UI akan menerima 3.679 mahasiswa baru.

    Jumlah tersebut merupakan kuota dari SBMPTN empat PTN yang tergabung dalam panitia lokal 30 Jakarta. "Kuotanya sebesar 70 persen dari 7.487 kursi," tutur Rifelly.

    Baca : Sistem Penilaian SBMPTN Diubah, Begini Tiga Tahapannya.

    Rifelly mengatakan pada tahun 2017 sebanyak 92.766 peserta memilih Universitas Indoneia untuk perguruan tinggi dalam tes SBMPTN. Para calon mahasiswa itu memilih 64 program studi S1 reguler dari rumpun ilmu sains serta sosial. "Program studi Pendidikan Dokter, Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Hukum menjadi jurusan yang paling diminati peserta SBMPTN 2017," ujarnya.

    "Itu untuk S1 reguler dari total pendaftar SNMPTN sebanyak 24.243 peserta," ujar Kepala Humas UI Rifelly Dewi Astuti melalui pesan singkat kepada Tempo, Rabu, 18 April 2018.

    Rifelly mengatakan pada tahun ini UI menerima mahasiswa melalui tiga jalur salah satunya SNMPTN. Untuk jalur lain seperti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri akan dibuka pendaftaran pada tanggal 27 April 2018. "Selain juga itu Simak UI yang dibuka 27 April 2018 juga," katanya.

    Rifelly berujar program Seleksi Masuk UI (Simak UI) menerima mahasiswa baru untuk beberapa program. Salah satunya yaitu untuk program pendidikan vokasi. "Juga ada S1 kelas paralel, serta S2 dan S3," ucap Rifelly lagi.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.