Polisi Sebut Underpass Mampang-Kuningan Efektif Pangkas Kemacetan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintasi underpass Mampang-Kuningan saat dibuka untuk uji coba hari pertama, Jakarta, 11 April 2018.  Underpass sepanjang 827 meter itu dibuat untuk mengurangi kemacetan akibat persimpangan sebidang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah kendaraan melintasi underpass Mampang-Kuningan saat dibuka untuk uji coba hari pertama, Jakarta, 11 April 2018. Underpass sepanjang 827 meter itu dibuat untuk mengurangi kemacetan akibat persimpangan sebidang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra menyatakan underpass Mampang-Kuningan sudah berjalan efektif mengurangi kemacetan lalu lintas. "Yang Mampang memang sudah sangat efektif untuk mengurangi kemacetan," ujar Halim di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 18 April 2018.

    Underpass Mampang ini dibuka sejak 11 April 2018 dan menghubungkan dua kawasan dari Simpang Mampang-Tendean sampai Simpang Mampang-Kuningan. Selama ini, daerah tersebut memang menjadi langganan macet karena menjadi titik temu antara Jalan Gatot Subroto, Jalan Rasuna Said, dan Jalan Kapten Tendean.

    Untuk underpass Matraman, Halim menilai masih perlu ada kajian. Namun evaluasi pertama terhadap underpass Matraman, kemacetan sudah mulai terurai cukup baik pada lalu lintas di jam pulang kerja.

    Baca: Kesan Warga Soal Underpass Mampang-Kuningan : Tetap Aja Macet

    Hanya, Halim merasa perlu mengadakan lagi rapat evaluasi untuk terus mencari solusi agar lalu lintas di Matraman bisa lancar. "Iya, memang perlu diadakan lagi rapat bersama untuk mencari solusinya," ucapnya.

    Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, perlu rekayasa lalu lintas lagi agar kendaraan yang melintas bisa diarahkan masuk ke underpass. "Kendaraan dari Matraman itu yang mungkin perlu ada rekayasa lagi," kata Halim.

    Underpass Matraman dibuka Pemerintah DKI Jakarta sejak 10 April 2018. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim underpass dapat mengurangi kemacetan di daerah tersebut. "Bisa kurangi 20 sampai 30 persen kemacetan," ujar Sandiaga Uno di kawasan Ancol, Minggu, 1 April 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?