FH Universitas Indonesia Terbanyak Terima Peserta SNMPTN 2018

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Depok – Fakultas Hukum Universitas Indonesia paling banyak menerima mahasiswa strata satu (S-1) reguler dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2018.

    Menurut Kepala Humas dan KIP Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti, total ada 14 fakultas dan 66 jurusan di Universitas Indonesia. “Sebanyak 75 mahasiswa diterima di Fakultas Hukum (FH),” kata dia melalui keterangan resmi yang diterima Tempo hari ini, Rabu 18 April 2018.

    Hasil SNMPTN 2018 sudah diumumkan kemarin, Selasa, 17 April 2018. Rifelly mengatakan, dari 24.243 pendaftar S-1 regular melalui SNMPTN 2018, hanya 1.628 yang diterima. Selain melalui SNMPTN, Universitas Indonesia menjaring mahasiswa lewat jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) dan SIMAK UI.

    Baca: SBMPTN 2018, Universitas Indonesia Terima 3.679 Mahasiswa Baru

    Nama-nama peserta yang lulus masuk Universitas Indonesia terpampang di website http://snmptn.ui.ac atau http://pengumuman.snmptn.ac.id. Rifelly mengingatkan peserta yang sudah diterima di Universitas Indonesia melalui SNMPTN 2018 diminta segera melakukan konfirmasi registrasi melalui website penerimaan.ui.ac.id paling lambat 23 April 2018 dan melakukan registrasi administrasi pada 8 Mei 2018.

    Rifelly belum dapat mengungkapkan jurusan yang paling diminati karena data belum dikompilasi. Namun, untuk SNMPTN 2017, yang paling diminati adalah jurusan kedokteran dan akuntansi di posisi kedua. Kala itu, pendaftar jurusan kedokteran 1.065 dan akuntansi 1.001 peserta.

    Dia merahasiakan sekolah menengah atas mana yang siswanya paling banyak diterima di Universitas Indonesia lewat jalur SNMPTN 2018. “Data itu rahasia, tidak dibuka untuk publik,” ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.