Polisi Gali Motif Lain Pembunuhan di Cawang

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembunuhan gay terjadi di gang sempit antara Jalan Jani Nasir dan Jalan Mujaer, Cawang, Kramatjati. Lokasi penemuan korban ditutupi plastik putih, Kamis, 19 April 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    Pembunuhan gay terjadi di gang sempit antara Jalan Jani Nasir dan Jalan Mujaer, Cawang, Kramatjati. Lokasi penemuan korban ditutupi plastik putih, Kamis, 19 April 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Motif pembunuhan di Cawang yang dilakukan tersangka Petrus Paulus, 21 tahun, terhadap Ali Rahman terus didalami polisi.

    Petrus mengaku kesal setelah nomor kontak pribadinya dimasukkan Ali ke grup WhatsApp komunitas gay dan diajak berhubungan intim.

    "Segera kami gali juga apakah itu saja motifnya, apakah kemarin dia tidak terima dimasukan ke grup LGBT," kata Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis, 19 April 2018.

    Simak pulaSandiaga Uno Ungkap Temuan Baru Biang Kerok Macet Tanah

    Menurut Argo, polisi juga akan menelusuri keanggotaan korban dalam grup obrolan komunitas gay. "Kami masih kejar sebagai apa dia, grupnya LGBT seperti apa."

    Ali ditemukan tewas di Gang Waru, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, pada Senin, 16 April 2018, sekitar pukul 20.00 WIB. Di tubuhnya terdapat enam luka tusukan sangkur Petrus, yang berstatus mahasiswa. Petrus ditahan di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur.

    Menurut Argo, polisi akan mempercepat pengusutan agar kasus pembunuhan di Cawang ini segera disidangkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.