Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Pensiunan TNI AL di Pondok Labu

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi melakukan olah TKP di kediaman seorang purnawirawan TNI yang menjadi korban pembunuhan di Kompleks TNI AL, Pondok Labu, Jakarta Selatan, 5 April 2018. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pukul 18.00 WIB, Kamis (5/4) saat korban tengah mengaji. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Polisi melakukan olah TKP di kediaman seorang purnawirawan TNI yang menjadi korban pembunuhan di Kompleks TNI AL, Pondok Labu, Jakarta Selatan, 5 April 2018. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pukul 18.00 WIB, Kamis (5/4) saat korban tengah mengaji. TEMPO/M Taufan Rengganis

     TEMPO.CO, Jakarta - Polisi akan menggelar reka ulang pembunuhan pensiunan TNI Angkatan Laut, Hunaedi,  di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat, 20 April 2018. Rencananya rekonstruksi dimulai pukul 13.00. "Hari ini rekonstruksi setelah salat Jumat," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 20 April 2018.

    Dalam reka ulang itu Polisi akan menghadirkan tersangka Supriyanto. Ia akan diminta untuk memperagakan perampokan yang berujung kematian Hunaedi. Tersangka akan dikawal ketat oleh polisi. "Iya dengan penjagaan ketat. Kami akan mulai dari dia merencanakan. Dari kontrakannya sampai titik-titik berikutnya," kata Indra. Hasil reka ulang itu nantinya disusun untuk melengkapi berita acara pemeriksaan.

    Kejahatan yang dilakukan Supriyanto itu terjadi pada 5 April 2018 sekitar pukul 18.00. Kepada polisi,  Supriyanto menceritakan, pada hari sebelum pembunuhan, ia ke rumah korban dan mencuri uang Rp 3,2 juta. Tak puas, Supriyanto pun kembali dengan harapan mendapat uang dengan nominal yang lebih besar. 

    Supriyanto berpura-pura bertamu ke rumah korban. Saat itu korban menyibak gorden dan bertanya maksud kedatangan dia. Supriyanto yang melihat uang Rp 200 ribu di atas meja, langsung menorobos masuk mengambil uang tersebut. "Pas dobrak pintu, korban jatuh ke belakang dan kepalanya terbentur ke lantai," ujar Indra.

    Saat hendak mengambil uang, Hunaedi melawan dengan memegang tangan tersangka. Saat itu lah Supriyanto mendorong, membenturkan kepala korban ke lantai dan menusuk Hunaedi tiga kali di organ vital yakni lengan kiri, dada bagian kiri, dan rusuk. Istri Hunaedi yang melihat kejadian, berteriak dan berlari meminta pertolongan.

    Polisi menangkap Supriyanto selang seminggu setelah pembunuhan itu.  Dari tangan tersangka, disita barang bukti berupa 1 buah pisau, 1 buah jam tangan, 1 buah buff, 1 celana jeans berwarna hitam, dan 1 buah brass knuckle.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.