Libur Lebaran 2018 Diperpanjang, Begini Janji Pemprov DKI Jakarta

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi liburan (freepik.com)

    Ilustrasi liburan (freepik.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pelayanan publik tidak akan terganggu meski pemerintah pusat menambah tiga hari cuti bersama dalam libur Lebaran 2018

    "Karena baru saja mendapat berita ini, kami akan berkoordinasi," kata Sandiaga Wakil Gubernur DKI di Balai Kota DKI Jakarta kemarin, Jumat, 20 April 2018. "Kami akan pastikan bahwa layanan publik tidak akan terganggu."

    Pemerintah menambah tiga hari cuti bersama untuk libur lebaran 2018 yang jatuh pada 14 atau 15 Juni 2018. Libur akan dimulai 11 Juni sampai 19 Juni 2018. Kebijakan ini membuat cuti libur Lebaran 2018 menjadi 10 hari. Bahkan, bisa menjadi 12 hari karena 9-10 April jatuh pada Sabtu dan Minggu.

    BacaLibur Lebaran 2018 Dimulai 11 Juni, Terlama Sepanjang Sejarah

    Jika dilihat dalam 11 tahun terakhir, cuti libur Lebaran 2018 yang terpanjang dari sebelumnya yakni 4-6 hari.

    Penambahan cuti bersama itu tercantum dalam surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang libur nasional dan cuti bersama tahun 2018 dan 2019.

    Menurut Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, pada Rabu lalu salah satu pertimbangannya untuk mengurai arus lalu lintas sebelum lebaran dan sesudah arus mudik.

    Wagub DKI Sandiaga Uno tidak banyak mengomentari panjangnya libur lebaran 2018 dengan alasan dia tidak dalam posisi untuk itu. Pemerintah daerah mengikuti apapun keputusan pusat. "Libur lebaran ini selalu menjadi isu yang hangat, ada pro dan kontra."

    SALSABILA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.