Ini Bahan Racikan Miras Oplosan yang Tewaskan 5 Orang di Bekasi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Minuman keras membahayakan itu ditemukan di dalam sebuah toko jamu di Bekasi Utara.

    Minuman keras membahayakan itu ditemukan di dalam sebuah toko jamu di Bekasi Utara.

    TEMPO.CO, Bekasi - Lima orang tewas di Kota Bekasi diduga setelah menenggak minuman keras atau miras oplosan sepanjang pekan ini.

    Menurut Suryadi, adik salah satu korban, dalam penggerebekan polisi menemukan sejumlah bahan pembuat minuman keras oplosan. Bahan-bahan itu antara lain metanol, ciu, dan alkohol.

    Polisi juga menemukan miras oplosan dikemas kantong plastik bening. "Barang bukti langsung disita polisi," katanya hari ini, Sabtu, 21 April 2018.

    Kelima korban miras oplosan itu adalah Yoppy, 45 tahun, Herry Zontal Bazo (57), Hermadi (57), Alfian (52), dan Imron. Mereka warga Komplek Kodau, Kecamatan Jatiasih. Polisi menetapkan Untung sebagai tersangka dan menahannya.

    BacaIni Penyebab Miras Oplosan Marak Beredar Kata Pengamat

    Suryadi (50) adalah adik almarhum Hermadi. "Adik saya yang melapor ke polisi," ucap Suryadi.

    Dia menuturkan, tiga kawan kakaknya tewas lebih dulu dalam waktu hampir bersamaan. Maka keluarganya mengadukan ke polisi walau keluarga korban lainnya berusaha menutupi penyebab kematian.

    Suryadi pun turut dalam penggerebekan di rumah Untung bersama aparat kepolisian.

    Suryadi menuturkan, korban yang tewas pertama adalah Imron pada Jumat pekan lalu. Namun, empat korban lainnya tetap menenggak miras oplosan buatan Untung itu sampai Selasa lalu.

    Empat orang tadi, termasuk kakak Suryadi, meninggal menyusul Imron menyusul akibat miras oplosan. "Tiga orang korban tetanggaan, satu RT."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.