UNBK SMP 13 Depok Terlambat Satu Jam karena Server Ngadat

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas sekolah saat mengecek kesiapan komputer yang akan digunakan siswa untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 68 Jakarta Selatan, 20 April 2018. Seluruh SMP di Indonesia akan melaksanakan UNBK secara serentak pada Senin, 23 April 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas sekolah saat mengecek kesiapan komputer yang akan digunakan siswa untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 68 Jakarta Selatan, 20 April 2018. Seluruh SMP di Indonesia akan melaksanakan UNBK secara serentak pada Senin, 23 April 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Depok – Pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Depok diwarnai dengan keterlambatan siswa mengerjakan soal pada Senin 23 April 2018.

    Seperti terpantau di SMPN 13 Kota Depok, siswa yang seharusnya dapat mengerjakan soal pada pukul 08.00 WIB, namun server baru bisa diakses pada pukul 09.20 WIB.

    Baca: UNBK 2018, Kemendikbud Antisipasi Gangguan Server dan Listrik

    Kepala SMPN 3, Hehen Hendra mengatakan, pihaknya belum mengetahui keterlambatan soal tersebut.

    “Menurut informasi sih, katanya ada kendala di server dan faktor cuaca,” kata Hehen kepada Tempo, Senin 23 April 2018.

    Diketahui di SMPN 13 ada sebanyak 367 siswa menggunakan 126 komputer dan menggelar ujian sebanyak 3 sesi.

    Simak: Sekolah Tak Punya Komputer untuk UNBK, Ini Solusi Kemendikbud

    “Tidak ada pengurangan waktu bagi siswa mengerjakan soal, tetap dua jam masing masing sesi, hanya jadi molor saja setiap sesinya,” lanjut Hehen.

    Belum ada konfirmasi resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Thamrin. Namun diketahui, para siswa baru mulai mengerjakan UNBK pada pukul 09.30 sedangkan sesi satu UNBK digelar dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.