Server UNBK SMP Ngadat, Sandiaga Uno Sebut Teknologi Zaman Now

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berswafoto bareng dua ustad kondang, Sholeh Mahmoed dan Yusuf Mansur di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu 6 Januari 2018. TEMPO/Alfan Hilmi.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berswafoto bareng dua ustad kondang, Sholeh Mahmoed dan Yusuf Mansur di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu 6 Januari 2018. TEMPO/Alfan Hilmi.

    TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan mengevaluasi pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer atau UNBK SMP hari pertama yang terlambat  karena server ngadat.

    “Kalau mau pakai teknologi digital dalam zaman now, ya kita harus pastikan infrastrukturnya siap. Ini menjadi bahan evaluasi kami," kata Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta ada Senin, 23 April 2018.

    Baca: UNBK SMP 8 Jakarta Terlambat, Server Offline dan Komputer Minim

    Pelaksanaan UNBK SMP di Jakarta pada hari pertama mengalami kendala karena masalah pada server di Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik). Ujian baru bisa dilaksanakan pada Senin 23 April 2018 pukul 08.45 WIB, terlambat 45 menit dari jadwal seharusnya pukul 08.00 WIB.

    Sandiaga Uno  belum memastikan akan melakukan sidak ke sekolah-sekolah yang menyelenggarakan UNBK. Dia mengaku tak ingin menambah beban sekolah dengan sidak.

    "Saya enggak mau menambah beban eksekutor di lapangan untuk melayani kunjungan-kunjungan kami dalam saat yang krusial," ujarnya.

    Simak: UNBK SMP Jakarta Telat karena Server Ngadat, Kepala Dinas Pasrah

    Sandiaga Uno melanjutkan, evaluasi akan dilakukan dengan memeriksa perencanaan dan data-data di lapangan terkait UNBK. Dia juga akan berkoordinasi terlebih dulu dengan atasannya, Anies Baswedan, terkait evaluasi yang akan dilakukan.

    "Saya nanti koordinasi dengan Pak Gubernur, karena beliau dulu Menteri Pendidikan, salah satu yang paling sukses di Indonesia. Kami lihat nanti bagaimana evaluasinya," kata Sandiaga Uno menjelaskan soal UNBK hari pertama yang bermasalah. (*)

    Lihat juga video: Bermodal Sofa Bekas, Anak Muda Ini Sukses Bikin Belasan Kafe Kopi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.