Ganjil Genap Diperluas di DKI, Sandiaga Uno: Masih Pengenalan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas Dinas perhubungan bersama Polisi Lalu Lintas mengatur kendaraan berpelat nomor genap memasuki Gerbang Tol Cibubur 2 saat berlangsungnya uji coba penerapan sistem ganjil genap di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, 16 April 2018. Sistem ganjil genap di Tol Jagorawi ini berguna untuk mengurai dan mengurangi kemacetan. Tempo/Tony Hartawan

    Sejumlah petugas Dinas perhubungan bersama Polisi Lalu Lintas mengatur kendaraan berpelat nomor genap memasuki Gerbang Tol Cibubur 2 saat berlangsungnya uji coba penerapan sistem ganjil genap di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, 16 April 2018. Sistem ganjil genap di Tol Jagorawi ini berguna untuk mengurai dan mengurangi kemacetan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap ganjil genap di beberapa ruas jalan di ibukota dapat mengurangi kemacetan lalu lintas pada jam sibuk. Selama masa uji coba, 

    "Saya berharap kebijakan ganjil genap itu bisa membuat lalu lintas lebih tertata, lebih lancar dan kemacetan berkurang. Sekarang sedang diuji coba," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin.

    Menurut dia, uji coba penerapan kebijakan ganjil genap itu akan berlangsung selama satu minggu, dan apabila terdapat pengendara yang melakukan pelanggaran, tidak dikenakan sanksi.

    Baca: BPTJ Bongkar Masalah yang Muncul Akibat Ganjil Genap di Tol

    "Karena saat ini masih uji coba, masih sosialisasi dulu kepada pengendara, masih pengenalan. Namun setelah itu akan dibahas sanksinya oleh Dinas Perhubungan dan instansi terkait," ujar Sandiaga.

    Lebih lanjut, dia pun berharap kebijakan ganjil genap tersebut ke depannya dapat membuat lalu lintas di wilayah ibukota menjadi lebih tertata rapi.

    "Diharapkan kebijakan ganjil genap itu juga bisa meminimalisir kemacetan di Jakarta secara signifikan, karena sekaligus mengurangi beban jalan," tutur Sandiaga.

    Uji coba penerapan kebijakan ganjil genap dilakukan selama satu minggu dan dimulai hari ini, Senin, 23 April 2018.

    Baca: Asian Games, Beberapa Jalan di DKI Terkena Aturan Ganjil Genap

    Uji coba itu dilakukan di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja dan sebagian Jalan Gatot Subroto (persimpangan Jalan HR Rasuna Said sampai Gerbang Pemuda).

    Dalam uji coba ganjil genap tersebut, waktu penerapannya dimajukan dan ditambah durasinya, yakni mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 hingga 20.00 WIB, sesuai dengan saran dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Akan tetapi, kebijakan tersebut tidak berlaku pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.