TOD Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi, Kendaraan Turun 30 Persen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung transit terpadu atau Transit Oriented Development (TOD) di Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi akses baru ke dalam Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Gedung transit terpadu atau Transit Oriented Development (TOD) di Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi akses baru ke dalam Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Erwin Revianto mengatakan pengoperasian kawasan Transit Oriented Development atau TOD Bandara Soekarno-Hatta selama dua bulan terakhir berdampak pada turunnya volume kendaraan yang masuk ke bandara.

    "Dengan beroperasinya TOD M1 sejak 26 Februari 2018, volume kendaraan bermotor yang masuk dan parkir di setiap terminal dan perkantoran dalam bandara berkurang rata-rata 30 persen," ujarnya kepada Tempo, Kamis, 26 April 2018.

    Erwin memastikan penurunan kendaraan masuk tersebut karena para pengendara beralih ke TOD M1. "Saat ini, karyawan yang melalui TOD M1 dengan menggunakan free shuttle bus rata-rata sejumlah 22 ribu orang per hari," tuturnya.

    Baca: Anies Baswedan: TOD Dukuh Atas Simpul Transportasi dan Ekonomi

    Erwin menjelaskan, TOD M1 difungsikan sebagai area transit karyawan dan customer area Tangerang ke bandara dengan kendaraan pribadi ataupun angkutan kota menuju bandara. Sesampai di TOD, untuk menuju area perkantoran, stasiun bandara, atau antar-terminal menggunakan transportasi publik gratis (shuttle bus). "Sehingga perjalanan ke dalam bandara menjadi efisien, nyaman, dan aman," kata Erwin.

    Hal ini, Erwin menambahkan, secara otomatis berdampak pada lalu lintas di dalam bandara yang menjadi lebih lancar karena jumlah kendaraan berkurang.

    TOD merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi pekerja dan pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta yang ingin masuk dari arah Tangerang. Akses baru yang mulai beroperasi secara bertahap ini juga bisa menjadi alternatif untuk menjangkau stasiun bandara, Terminal 1, 2, dan 3, serta kawasan perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

    TOD juga merupakan kawasan yang dipersiapkan untuk transfer penumpang dari kendaraan pribadi ke Bandara Soekarno-Hatta, yang dibangun di atas kawasan seluas 6.000 hektare, yang terdiri atas bangunan tiga lantai dan area parkir kendaraan. Gedung ini memiliki fasilitas toilet, musala, gerai anjungan tunai mandiri, eskalator, lift area komersial, shuttle bus, serta tempat menaikkan dan menurunkan penumpang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.