Di PLN Bogor, Pasang Baru Listrik Bisa Pakai Sarung Peci

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berada di dekat gardu listrik tegangan tinggi di PLN Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa-Bali di Gandul, Depok, Jawa Barat, 24 Desember 2016. PLN memproyeksikan beban puncak konsumsi listrik saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 akan berkurang 18 hingga 24 persen dibandingkan pada kondisi pemakaian litrik di hari kerja biasa. ANTARA FOTO

    Petugas berada di dekat gardu listrik tegangan tinggi di PLN Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa-Bali di Gandul, Depok, Jawa Barat, 24 Desember 2016. PLN memproyeksikan beban puncak konsumsi listrik saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 akan berkurang 18 hingga 24 persen dibandingkan pada kondisi pemakaian litrik di hari kerja biasa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Bogor punya program pasang baru bisa pakai Sarung dan Peci. Program pasang baru ini diluncurkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat akan ketersediaan listrik yang aman, dan nyaman.

    "Untuk wilayah Jawa Barat ini program baru yang ada di PLN area Bogor, kini pasang baru listrik bisa pakai sarung dan peci," kata Heri Zulkarnain, Manager Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Jawa Barat, di Bogor, Jumat 4 Mei 2018.

    Sarung yang dimaksud PLN Bogor ini bukanlah kain melainkan singkatan dari bahasa Sunda. Sarung, misalnya, singkatan dari sapoe hurung yang artinya satu hari nyala. Pelanggan yang ingin pasang baru tidak perlu lagi menunggu lama.

    Baca: Kebakaran Taman Kota, Bos PLN Jakarta Singgung Pencurian Listrik

    Sedangkan Peci adalah singkatan dari pembayaran cicil untuk sambung baru. PLN memberikan kemudahan bagi pelanggan pasang baru dengan membayar uangan sambungan secara cicilan. "Jadi pasang satu haru langsung nyala, bisa dicicil pula," kata Heri.

    Layanan pasang baru listrik sarung dan peci ini hanya bisa diterapkan dengan kondisi tertentu yakni instalasi listrik yang dimiliki oleh pelanggan sudah dalam kondisi siap. Sedangkan cicilan diprioritaskan untuk keluarga prasejahtera yang ada di Kota Bogor, khususnya mereka yang belum memiliki jaringan listrik sendiri, atau masih numpang sambungan ke pelanggan lain.

    Manajer PLN area Bogor, Widodo mengatakan program Sarung dan Peci ini juga dirancang untuk membantu program Pemerintah Kota Bogor dalam mendata jumlah konsumen listrik atau Rasio Elektrikasi (RE).

    Menurutnya ada sekitar 6.000 pemakai listrik non pelanggan PLN di Kota Bogor, mereka ini yang menyambung listrik dari rumah pelanggan. "Secara undang-undang kelistrikan pratik menyantol listrik dari rumah lain ini melanggar, dan tidak aman, karena berpotensi terjadi kerusakan," kata Widodo.

    Widodo menambahkan, melalui program pasang baru bisa pakai Sarung dan Listrik meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam tenaga kelistrikan.

    Untuk bisa menggunakan layanan baru ini, permohonan hanya dapat dilakukan secara "on the spot" atau mendatangi langsung kantor rayon PLN di masing-masing daerah. "Kami belum bisa melayani program ini secara online, harus datang langsung ke rayon," kata Widodo.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.