Sandiaga Uno Sebut Susi Pudjiastuti Calon Wapres Prabowo

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno setelah meraih garis finish bersama dalam adu cepat di Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur.

    Gaya Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno setelah meraih garis finish bersama dalam adu cepat di Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak puas dengan perlombaan yang mereka gelar di Danau Sunter, Jakarta Utara. Hari ini mereka kembali menggelar lomba di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Mereka akan adu kebolehan dalam cabang renang dan lari.

    Sebelum lomba dimulai, Sandiaga menyebut Menteri Susi sebagai calon wakil presiden. “Ada (yang) bilang wapres. Wapresnya Pak Probowo. Amin,” ujar Sandiaga saat memberi sambutan di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu, 5 Mei 2018.

    Sandiaga kemudian meminta pendapat dari warga Pulau Tidung yang memadati lokasi. “Cocok enggak (Menteri Susi) jadi wapresnya Pak Prabowo?” ujarnya sambil melirik ke Susi.

    Ucapan Sandiaga membuat ekspresi wajah Susi berubah. Menteri yang populer dengan seruan “tenggelamkan” itu juga terlihat gelisah. Sandiaga justru senang melihat sikap Susi itu. Lalu ia melanjutkan, “Kok takut, nih? Kelihatan pucat.”

    Saat diberi kesempatan berbicara, Menteri Susi mengatakan ucapan Sandiaga itu ngawur. Dia mengancam akan memberikan sanksi kepada Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu. “Nanti saya tenggelamkan,” ucapnya.

    Susi mengatakan candaan Sandiaga sebaiknya tidak diteruskan. Ia khawatir orang-orang justru percaya dan menganggap ia tengah menjalin komunikasi khusus dengan Partai Gerindra. Apalagi di Partai Gerindra Sandiaga menempati posisi sebagai Wakil Ketua Pemenangan Prabowo. “Ini persoalan. Ini brengsek. Belum tahu saya bisa kejam dan galak,” katanya.

    Ancaman Susi ternyata tidak membuat Sandiaga Uno takut. Ia menanggapi pernyataan Susi itu dengan celetukan. “Makin diomongin makin kentara,” ujar Sandiaga sambil tertawa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.