Gaya Neno Warisman di Deklarasi #2019GantiPresiden

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neno Warisman, orator dalam deklarasi relawan #2019GantiPresiden turun dari mobil komando di depan pintu pagar barat daya, lapangan Monas, Jakarta Pusat, 6 Mei 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Neno Warisman, orator dalam deklarasi relawan #2019GantiPresiden turun dari mobil komando di depan pintu pagar barat daya, lapangan Monas, Jakarta Pusat, 6 Mei 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Neno Warisman menarik perhatian massa #2019GantiPresiden dalam deklarasi relawan gerakan itu di Monas, Ahad, 6 Mei 2018. Dengan kacamata hitam besar menutupi wajahnya, Neno Warisman menjadi orator pada hajatan politik yang digelar di depan pintu pagar barat daya lapangan Monas, Jakarta Pusat, tersebut.

    Melalui mikrofon, ia menyampaikan seruan-seruan politik kepada ratusan masyarakat yang hadir di lokasi. Menurut dia, kekuatan gerakan #2019GantiPresiden bisa ditunjukkan dengan aksi damai seperti pada hari ini. "Kekuatan tidak selalu ditunjukkan dengan cara yang keras," kata dia, Minggu, 6 Mei.

    Neno hadir mengenakan baju kaus putih, mengenakan hijab modifikasi dengan campuran warna cokelat muda dan ungu. Penyanyi dan pemain film era 80-an ini berorasi sambil memegang bendera kecil #2019GantiPresiden.

    Acara deklarasi relawan #2019GantiPresiden diinisiasi oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera. Acara ini merupakan bagian dari rencana untuk mengganti pucuk pimpinan Indonesia pada pemilu presiden 2019. Para pendukung aksi tersebut tak ingin Presiden Joko Widodo memerintah untuk dua periode.

    Kegiatan deklarasi relawan ini dimulai pada pukul 08.30 dan selesai pada pukul 10.30. Menurut Neno, acara ini bertujuan agar masyarakat bisa mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya menjelang pemilu presiden 2019. "Agar tidak tertipu dengan pencitraan saja, karena apa yang dibutuhkan negeri ini pemimpin yang berpihak pada rakyat," kata Neno.

    Acara #2019GantiPresiden ini akan diikuti workshop dengan perwakilan relawan dari berbagai daerah. Mereka berencana mengadakan acara bakti sosial, tidak hanya kegiatan politik. "Nanti kami adakan bakti-bakti sosial yang lebih konkret," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.