Kamis, 16 Agustus 2018

Stadion Wibawamukti Dipakai Asian Games, Bekasi Minta Pengamanan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Asian Games 2018

    Logo Asian Games 2018

    TEMPO.CO, Bekasi - Polres Metro Bekasi minta bantuan Polda Metro Jaya untuk mengamankan laga Asian Games pada Agustus 2018 di Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur. 

    "Pengamanan akan dipusatkan pada Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur, dan hotel dimana sebagai tempat menginap kontingen," kata Kepala Polrestro Bekasi, Kombes Polisi Candra Sukma Kumara di Cikarang, Senin 7 Mei 2018.

    Dalam pengamanan tersebut kepolisian akan memasang alat pengaman berupa detektor tubuh, patroli keliling, dan menyiagakan mobil anti huru-hara. Ini adalah salah satu cara guna mengantisipasi tindak kriminalitas pada gelaran bergengsi tersebut.

    Baca: Jokowi Pesan ke Sandiaga Uno Bikin Jakarta Demam Asian Games 2018

    Penggunaan alat detektor lebih dikhususkan untuk penonton. Alat itu memiliki fungsi utama sebagai sensor pemeriksaan tubuh, mengetahui isi barang bawaan, dan mengantisipasi segala bentuk tindakan anarkis.

    Oleh sebab itu maka secara penjagaan akan lebih ditempatkan pada pintu masuk stadion dan ruang tiket maupun area parkir.

    Polisi meminta masyarakat ikut menjaga keamanan dalam menyambut Asian Games 2018. Keamanan dan kondusivitas situasi di Indonesia menjelang pesta olah raga itu menjadi pertanyaan masyarakat luar negeri.

    Oleh sebab itu dengan adanya upaya tersebut maka meminta secara bersama-sama menjaga kondusivitas untuk kebersamaan dalam menghadapi Asian Games. "Tapi itu semua sebenarnya tergantung dari masyarakat Indonesia dimana bila sudah ada niat buruk maka hasilnya buruk. Tapi bila memberikan dukungan dan tertib pada aturan tidak akan ada masalah," katanya.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.