Tunaikan Janji Kampanye, Anies Baswedan Bagikan Kartu Lansia

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan KLJ secara simbolis saat acara Pendistribusian Kartu Lanjut Usia (KLJ) di RPTRA Pulo Gundul, Jakarta Pusat, 8 Mei 2018. Tahap pendistribusian KLJ berikutnya akan dibagikan jelang hari raya Idul Fitri 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan KLJ secara simbolis saat acara Pendistribusian Kartu Lanjut Usia (KLJ) di RPTRA Pulo Gundul, Jakarta Pusat, 8 Mei 2018. Tahap pendistribusian KLJ berikutnya akan dibagikan jelang hari raya Idul Fitri 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali membagikan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) sesuai dengan janji kampanyenya pada pilkada DKI 2017. Pembagian 14.520 kartu akan dilakukan dalam beberapa tahap.

    “Kami berharap semuanya bisa tuntas dalam waktu yang cepat," kata Anies Baswedan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. pada Selasa, 8 Mei 2018.

    Kartu Lansia Jakarta merupakan program bantuan pemerintah DKI untuk kelompok lanjut usia berusia di atas 60 tahun yang kurang mampu. Pada tahap pertama, KLJ diberikan kepada kelompok desil 1, yang merupakan rumah tangga dengan kondisi kesejahteraan sampai 10 persen terendah di Indonesia.

    Baca: Program Tunjangan Lansia Anies Baswedan Pernah Digagas Ahok

    Para penerima KLJ akan mendapatkan bantuan uang sebesar Rp 600 ribu setiap bulan. Kali ini, mereka menerima Rp 1,2 juta, yang merupakan akumulasi dari bulan April dan Mei 2018. Penyaluran bantuan dilakukan Bank DKI.

    Anies Baswedan menuturkan pemerintah DKI akan terus melakukan pemutakhiran data agar tak ada lansia yang terlewat mendapat KLJ. Menurut Anies Baswedan, lansia yang tak mampu, mengidap penyakit menahun, dan telantar masuk kriteria untuk diberikan bantuan ini.

    Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Masrokhan menjelaskan, pendistribusian selanjutnya di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Dia mengatakan proses bertahap ini disesuaikan dengan kemampuan Bank DKI dalam mendistribusikan kartu.

    Direktur Utama Bank DKI Kresno mengatakan para penerima lansia tak perlu khawatir perihal akses terhadap mesin anjungan mesin tunai (ATM). Menurut Kresno, ATM Bank DKI sudah tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan di lima wilayah Kota Jakarta.

    Simak: Anies Baswedan Bagikan Kartu Lansia Jakarta, Ini Syaratnya

    Dia pun menyarankan warga mendatangi kelurahan atau kecamatan terdekat untuk bertransaksi. "Itu tempat yang paling aman, paling diketahui masyarakat sekitar," ujar Kresno.

    Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menuturkan hari ini ada 321 kartu yang didistribusikan. Untuk Jakarta Pusat, total akan ada 2.903 penerima kartu dan secara simbolis telah diserahkan Gubernur Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.