Jumlah Kursi SBMPTN 2018 di 4 Perguruan Tinggi Negeri di Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis cetak di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis cetak di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis mengatakan jumlah pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2018 ke kampusnya mencapai 97.382. Mereka akan memperebutkan 70 persen kursi S-1 reguler bagi mahasiswa yang lolos atau sebanyak 3.679 kursi. 

    Program Studi Kedokteran UI menjadi jurusan yang paling diminati peserta Saintek. Sedangkan Ilmu Hukum UI menjadi jurusan yang paling diminati peserta Soshum.

    “UI memfasilitasi 301 ruangan ujian SBMPTN yang tersebar di sebelas fakultas di UI dengan satu ruang di FHUI diperuntukkan bagi peserta berkebutuhan khusus,” ujar Anis saat meninjau ujian SMBPTN di kampus UI, Depok, Selasa, 8 Mei 2018.

    Baca: Tiga Rektor Tinjau SBMPTN di Universitas Indonesia

    Sekretaris Panitia Lokasi 30 Jakarta Untung Yuwono mengatakan total pendaftar SBMPTN yang memilih Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebanyak 62.044. Program studi yang paling banyak diminati adalah Ilmu Komputer dari peserta Saintek dan Ilmu Komunikasi dari peserta Soshum.

    “UNJ menyediakan kuota 40 persen melalui jalur masuk SBMPTN dengan total yang diterima sebanyak 1.588,” ujarnya.

    Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di wilayah DKI Jakarta, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah menyediakan kuota 1.069 kursi melalui jalur masuk SBMPTN. Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fadhilah Suralaga menuturkan jumlah pendaftar SBMPTN yang memilih UIN sebanyak 30.902. 

    Program studi yang paling banyak diminati peserta Saintek di UIN Syarif Hidayatullah adalah Jurusan Kedokteran dan jurusan Manajemen oleh peserta Soshum. “Total yang diterima sebanyak 35 persen kursi,” ucapnya.

    Wakil Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta Moeljadi menyebutkan jumlah pendaftar SBMPTN yang memilih UPN sebanyak 36.563. UPN menyediakan kuota 40 persen melalui jalur masuk SBMPTN dengan total yang diterima 1.113 kursi.

    “Jurusan Kedokteran menjadi jurusan yang paling diminati peserta Saintek dan Jurusan Komunikasi menjadi jurusan yang paling diminati peserta Soshum,” tuturnya.

    Ketua Panitia Lokal Jakarta SBMPTN 2018 Bambang Wibawarta mengatakan peserta SMBPTN 2018 mengalami peningkatan sebanyak 8,9 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.