Bocah Tewas Dalam Karung, Orang Tua: Ada yang Kami Curigai

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemi Bimusu dan Immy Nancy Elisa Simatupang saat menunjukan foto anak bungsunya Grace Gabriela Bimusu, 6 tahun, bocah yang ditemukan tewas dalam karung di kediamannya di Perumahan Bogor Asri, Bogor, Selasa 8 Mei 2018. TEMPO/Ade Ridwan

    Jemi Bimusu dan Immy Nancy Elisa Simatupang saat menunjukan foto anak bungsunya Grace Gabriela Bimusu, 6 tahun, bocah yang ditemukan tewas dalam karung di kediamannya di Perumahan Bogor Asri, Bogor, Selasa 8 Mei 2018. TEMPO/Ade Ridwan

    TEMPO.CO, Bogor - Orang tua Grace Gabriela Bimusu, bocah 6 tahun yang ditemukan tewas di dalam karung, berharap penyebab kematian putri bungsunya segera terungkap. “Saya ingin tahu motifnya,” ucap Jemi Bimusu, ayah Grace, saat ditemui di kediamannya di Perumahan Bogor Asri, Bogor, Selasa, 8 Mei 2018.

    Jemi mengatakan tidak memiliki masalah apa pun dengan keluarga atau teman. Jadi, ia sulit memahami jika ada orang yang tega menghabisi nyawa anaknya. Immy Nancy Elisa Simatupang, istri Jemi, juga berpendapat sama. “Selama ini, kami baik-baik saja. Dengan tetangga pun berhubungan baik,” ujarnya.

    Namun Immy mengaku menaruh kecurigaan terhadap seseorang. Hanya, dia tidak bersedia menyebut nama orang yang dicurigai itu. “Kecurigaan ada, tapi kami enggak bisa nuduh, biar polisi yang usut tuntas,” tutur Immy.

    Grace dilaporkan hilang pada 30 April lalu. Ia ditemukan tewas dalam karung di kebun kosong Perumahan Bogor Asri, RT 06 RW 11, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Polisi menduga bocah itu menjadi korban pembunuhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.