Jumat, 16 November 2018

Penghuni Rumah Kodam Unjuk Rasa, Bakar Ban di Arteri Pondok Indah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga saat berlangsungnya aksi demo warga kodam menolak adanya eksekusi pengosongan rumah tinggal oleh pihak TNI/Kodam Jaya di ruas jalan Arteri Pondok Indah dan Ciputat Raya. Foto/Isitimewa

    Polisi berjaga saat berlangsungnya aksi demo warga kodam menolak adanya eksekusi pengosongan rumah tinggal oleh pihak TNI/Kodam Jaya di ruas jalan Arteri Pondok Indah dan Ciputat Raya. Foto/Isitimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah massa melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban di Arteri Pondok Indah di depan perumahan Kodam di Jakarta Selatan. Aksi ricuh tersebut dipicu karena adanya upaya pengosongan rumah di perumahan Kodam.

    Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf. "Iya benar," ujar dia melalui pesan singkat, Rabu, 9 Mei 2018.

    Baca: Kosongkan Kompleks Zeni, Kodam Jaya Terjunkan 2.000 Personel  

    Akibat aksi massa tersebut, kemacetan panjang terjadi di depan Pondok Indah Mall, Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut pantauan dari akun resmi @TMCPoldaMetro, Jalan Pondok Indah arah Permata Hijau yang mengarah ke Bintaro ditutup massa.

    Aksi demo warga kodam menolak adanya eksekusi pengosongan rumah tinggal oleh pihak TNI/Kodam Jaya di ruas jalan Arteri Pondok Indah dan Ciputat Raya. Foto/Isitimewa

    "Hindari jalan tersebut. Alih arus melalui Radio Dalam," isi cuitan tersebut, hari ini.

    Namun, kata Yusuf, penutupan jalan akibat unjuk rasa bakar ban itu sekarang sudah dibuka. "Sudah dibuka kembali sekarang jalannya," kata Yusuf.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.