Kabupaten Tangerang Tutup Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) duduk di depan tempat hiburan malam di kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang, 4 Maret 2016. Tempat hiburan malam yang juga menjadi sarang lokalisasi tersebut rencananya akan digusur pemerintah Tangerang  pada awal Mei 2016. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) duduk di depan tempat hiburan malam di kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang, 4 Maret 2016. Tempat hiburan malam yang juga menjadi sarang lokalisasi tersebut rencananya akan digusur pemerintah Tangerang pada awal Mei 2016. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tangerang mengeluarkan surat edaran terkait dengan pembatasan operasional tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadan.

    Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah puasa selama Ramadan. "Surat edaran telah kami tandatangani bersama MUI Kabupaten Tangerang sejak sepekan lalu," ujar pelaksana tugas Bupati Tangerang, Komarudin, kepada Tempo, Rabu, 9 Mei 2018.

    Surat edaran itu berisi imbauan agar bersama-sama menjaga kenyamanan dan kekhusukan bulan Ramadan. "Salah satunya, kami mengimbau pengusaha hiburan menghentikan operasinya selama bulan puasa ini," ujar Komarudin.

    Baca : Ada Wisata Halal, Sandiaga Uno Pertahankan Tempat Hiburan Malam

    Pemerintah Kabupaten Tangerang berjanji mengawasi secara ketat operasional tempat hiburan selama Ramadan. Tempat hiburan malam, seperti tempat karaoke, diskotek, tempat permainan bola sodok, dan tempat pijat, dilarang beroperasi mulai H-1 Ramadan hingga seusai Lebaran." Kami melakukan pengawasan secara ketat dan menyeluruh," tutur Komarudin.

    Komarudin mengatakan pengawasan pelaksanaan kebijakan ini dilakukan langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang. "Satpol PP akan mengawasi dengan berpatroli," ucapnya.

    Selain mengandalkan ratusan personel Satpol PP Kabupaten Tangerang, Komarudin berujar, personel di setiap kecamatan dan kelurahan akan mengawasi langsung tempat hiburan yang ada di setiap wilayah.

    Tempat hiburan cukup marak di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang, seperti Kelapa Dua, Pagedangan, Cisauk, Curug, Cikupa, dan Panongan.

    Komarudin menuturkan akan ada sanksi bagi pengelola atau pengusaha tempat hiburan malam yang membandel atau beroperasi selama Ramadan. "Sanksi administratif dan moral."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.