Bom Bunuh Diri di Surabaya, Kapolda Tetapkan Jakarta Siaga Satu

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis bersama Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pasca apel operasi Mantap Praja Jaya 2017 di Polda Metro Jaya, Jakarta, 31 Oktober 2017. Tempo/Zara

    Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis bersama Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pasca apel operasi Mantap Praja Jaya 2017 di Polda Metro Jaya, Jakarta, 31 Oktober 2017. Tempo/Zara

    TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis menginstruksikan kepada seluruh jajarannya bahwa Jakarta dalam status siaga 1 setelah terjadi bom bunuh diri di Surabaya.

    Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Metro Jaya Komisaris Besae Slamet Hadi Sipraptoyo mengatakan kenaikan status kesiapsiagaan itu bukan berarti situasi dalam kondisi rusuh.

    "Yang namanya polisi kan harus siap siaga selalu," ujar Slamet saat dihubungi pada Minggu, 13 Mei 2018.

    Baca: Korban Tewas Bom Surabaya Bertambah Jadi 8 Orang

    Soal siaga 1 itu diketahui lewat surat yang ditandatangani Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis dengan Nomor: STR/817/V/PAM.3.3/2018 tertanggal 13 Mei 2018.

    Isi surat tersebut disampaikan guna menciptakan keadaan yang kondusif. Terkait dengan ledakan bom di tiga lokasi gereja yang berbeda di Surabaya, maka diperintahkan status kesiapsiagaan seluruh jajaran Polda Metro Jaya yang dinyatakan dalam status siaga 1.

    Surat tersebut merujuk pada Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    Simak: Bom Surabaya, Pelaku di GKI Diponegoro Diduga Ibu dan Anak

    Sedangkan, arti dari siaga 1 adalah tiga perempat kekuatan polisi siap siaga di markas atau sesuai dengan plotting. Mereka juga tidak boleh mengambil cuti, sehingga siap diterjunkan setiap saat sesuai dengan kebutuhan. 

    Kasus bom bunuh diri di Surabaya terjadi pada Minggu pagi ini, 13 Mei. Sejumlah orang melakukan aksi biadab di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Ketiga gereja itu adalah Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, Gereja Santa Maria di Jalan Ngagel, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.