Anies Baswedan Bantah DKI Gelar Buka Puasa di Monas, Tarawih Saja

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Muslim mendengarkan ceramah sebelum Salat Tarawih di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat, 28 Juni 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Umat Muslim mendengarkan ceramah sebelum Salat Tarawih di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat, 28 Juni 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pemerintah provinsi hanya menyelenggarakan tarawih akbar di Monas pada 26 Mei 2018, bukan buka puasa bersama. Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pemerintah DKI berencana mengadakan buka puasa bersama di Monas, berbarengan dengan tarawih akbar itu.

    "Tarawih akbar dikerjakan oleh Pemprov. Hanya tarawih, bukan buka puasa," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 14 Mei 2018.

    Kemarin, Sandiaga Uno mengatakan acara tarawih bersama yang digelar Pemprov DKI Jakarta akan diikuti dengan buka puasa.

    Baca: DKI Sediakan Buka Puasa Gratis untuk 223 RW Miskin Sebulan Penuh

    Anies Baswedan mengatakan DKI memang berencana untuk menggelar kegiatan buka puasa bersama, namun tak akan diselenggarakan di Monas. Anies menegaskan bahwa acara di Monas pada 26 mei mendatang hanya tarawih akbar.

    Selain menggelar tarawih akbar, Pemprov DKI juga akan menyediakan makanan buka puasa untuk masyarakat di 223 Rukun Warga di ibu kota satu bulan penuh selama Ramadan. Anies Baswedan telah menandatangani kerja sama dengan Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap. Melalui Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (BAZIS) DKI, pemerintah provinsi menggelontorkan Rp 373 juta masing-masing untuk Dompet Dhuafa dan ACT.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.