Kasus Mako Brimob dan Bom Surabaya: Relawan Jokowi Bikin Gerakan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga memberikan tanda tangannya sebagai bentuk duka cita dalam acara mengenang sejumlah anggota Polisi yang gugur ketika kerusuhan di Mako Brimob saat CFD di kawasan Bundaran HI, Jakarta, 13 April 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah warga memberikan tanda tangannya sebagai bentuk duka cita dalam acara mengenang sejumlah anggota Polisi yang gugur ketika kerusuhan di Mako Brimob saat CFD di kawasan Bundaran HI, Jakarta, 13 April 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendukung atau Relawan Presiden Joko Widodo alias Jokowi menggelar acara solidaritas dan doa bersama malam ini, Selasa, 15 Mei 2018, di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat. Tragedi di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) dan bom di Surabaya menjadi pemicunya.

    Aksi keprihatinan digelar sekitar pukul 19.00 WIB di bawah Forum Indonesia Guyub. "Kami mengutuk keras serangan tersebut dan menyampaikan simpati yang mendalam terhadap korban kekejaman teroris," kata Ketua Umum Projo sekaligus salah satu penggagas Forum Indonesia Guyub, Budi Arie Setiadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo hari ini, Selasa, 15 Mei 2018.

    BacaBom Surabaya dan Rangkaian Aksi Teror dalam Sepekan

    Pada Ahad, 13 Mei 2018, ledakan bom terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, yang menewaskan 13 orang. Serangan bom itu terjadi di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro; Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya Nomor 1, Baratajaya, Kecamatan Gubeng; dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno.

    Kantor Polresta Surabaya juga menjadi target pengeboman teroris berikutnya, Senin, 14 Mei 2018. Empat polisi dan enam warga menjadi korban luka. Sebelumnya, lima polisi tewas akibat serangan tahanan terorisme di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

    Menurut Budi Arie, pendukung Jokowi tak gentar menghadapi ancaman teroris. Teroris adalah musuh bersama yang harus dilawan.

    Anggota Forum Indonesia Guyub, Panel Barus, menyatakan pendukung Jokowi mendukung penuh langkah pemerintah membasmi terorisme. "Tak ada tempat bagi teroris, masyarakat bersatu mencegah tumbuhnya bibit terorisme ini."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.