Jumat, 25 Mei 2018

Sandiaga Uno Pastikan Skybridge Tanah Abang Dibangun dengan APBD-P

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno seusai mengikuti lomba Aquathlon di Pulau Tidung, Kepulaun Seribu, 6 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno seusai mengikuti lomba Aquathlon di Pulau Tidung, Kepulaun Seribu, 6 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan dana pembangunan skybridge Tanah Abang bakal bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018.

    Sandiaga Uno mengatakan dana itu akan masuk ke Perusahaan Daerah Pembangunan Sarana Jaya melalui penyertaan modal daerah (PMD).

    "Kami memutuskan memakai APBD-P berupa PMD ke Sarana Jaya," kata Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

    Pemerintah DKI berencana membangun skybridge dalam rangka penataan kawasan Tanah Abang. Rencana ini juga merupakan salah satu jawaban DKI atas Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya terkait penutupan Jalan Jatibaru Raya.

    Kepada Ombudsman, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan skybridge akan menjadi solusi bagi pedagang kaki lima yang kini berjualan di Jalan Jatibaru Raya. Anies Baswedan pun menyampaikan skybridge akan dibangun menggunakan dana APBD-P dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas.

    Selasa pekan lalu, Sandiaga mengatakan pemerintah DKI mencari opsi lain untuk pendanaan skybridge, semisal melalui kemitraan dengan swasta. Musababnya, pembahasan dan pengesahan APBD-P memerlukan waktu lama. Padahal, Ombudsman memberikan tenggat waktu agar Jalan Jatibaru Raya segera dibuka kembali.

    Sandiaga Uno memperkirakan APBD-P dapat disahkan secepatnya bulan Agustus. Kata dia, pemerintah DKI akan melakukan percepatan agar skybridge bisa rampung dalam dua bulan sesuai tenggat yang diberikan Ombudsman.

    Sandiaga mengatakan pemerintah DKI masih menghitung anggaran yang diperlukan untuk pembangunan skybridge. Sebelumnya, proyek itu diperkirakan butuh dana Rp 50 miliar. "Kemungkinan bisa kurang, sekarang lagi dihitung."

    Adanya kepastian ihwal sumber pembiayaan dari APBD-P ini, kata Sandiaga, seharusnya PD Sarana Jaya dapat segera memulai proyek tersebut. Menurut dia, Sarana Jaya bisa bekerja sama dengan kontraktor atau penyedia dana untuk menalangi proyek itu lebih dulu.

    "Kalau saya CEO-nya, saya akan bergerak dari sekarang karena sudah dapat kepastian uangnya dari APBD-P," kata Sandiaga Uno.

    Direktur PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan instansinya masih akan mempresentasikan konsep skybridge pada Gubernur dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno DKI pada Kamis, 17 Mei nanti.

    "Visualisasi skybridge akan disampaikan ke Pak Wagub Kamis ini. Akan dibahas dulu," kata Yoory di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.