Jumat, 25 Mei 2018

Ini Persiapan Jaksa Menjelang Tuntutan Teroris Aman Abdurrahman

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus beberapa teror bom di Indonesia, Aman Abdurrahman, saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 27 April 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    Terdakwa kasus beberapa teror bom di Indonesia, Aman Abdurrahman, saat memberikan keterangan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 27 April 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum melakukan sejumlah persiapan menjelang pembacaan tuntutan terdakwa Aman Abdurrahman dalam perkara otak serangan teroris di sejumlah wilayah Indonesia.

    Sidang bakal digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat, 18 Mei 2018.

    "Jaksa sehat karena kami rutin jaga kesehatan," kata Jaksa Mayasari saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

    Aman Abdurrahman alias Oman Rochman adalah pentolan Jemaah Anshorud Daulah (JAD) yang dinilai paling menguasai ideologi ISIS. Anak buahnya melakukan serangan baru-baru ini, dari kasus Mako Brimob Kelapa Dua, bom gereja di Surabaya, bom Sidoarjo, sampai serangan di Gedung Polda Riau hari ini, Rabu, 16 Mei 2018.

    Baca:Saksi Ahli Bom Sarinah: Aman Abdurrahman Ideolog ISIS Indonesia 

    Dia didakwa menjadi otak sejumlah serangan teroris di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Kampung Melayu dan Sarinah Thamrin, Jakarta, hingga Bom Gereja Samarinda. Aman ditahan di Rumah Tahanan Salemba di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, di bawah pengawasan Densus 88.

    Tim Jaksa menyatakan, persiapan lainnya adalah menyampaikan surat kepada Densus 88 Antiteror Mabes Polri agar terdakwa Aman Abdurrahman bisa dihadirkan di persidangan. Kendati demikian, Mayasari tidak bisa memastikan apakah Aman benar-benar bisa dihadirkan mengingat masih terjadi serangkaian teror di berbagai daerah. "Jadi mudah-mudahan nanti bisa hadir semua (jaksa dan terdakwa)."

    Mayasari bungkam ketika ditanya tuntutan pidana yang akan dibacakan nanti. Dia hanya menyatakan siap menghadapi persidangan yang hampir memasuki tahap akhir tersebut. "Dengar tuntutan di sidang aja, pokoknya jaksa sehat," ucapnya.

    Sidang tuntutan terdakwa teroris bos pelaku bom tersebut sebenarnya digelar pada Jumat, 11 Mei 2018. Tapi sidang Aman Abdurrahman tiba-tiba diundur karena dua alasan: jaksa belum menyelesaikan berkas tuntutan dan tidak bisa menghadirkan terdakwa karena alasan teknis.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.