Jumat, 17 Agustus 2018

Sam Aliano Bikin Sayembara Tangkap Otak Teroris, Berhadiah Rp 5 M

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sam Aliano menunjukkan uang tunai Rp 1 miliar di kantornya, Gedung Samco, Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu, 22 November 2017. Uang itu menjadi hadiah sayembara bagi siapa saja yang menemukan perusak karangan bunga yang ia kirim untuk Setya Novanto. TEMPO/Dewi Nurita

    Sam Aliano menunjukkan uang tunai Rp 1 miliar di kantornya, Gedung Samco, Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu, 22 November 2017. Uang itu menjadi hadiah sayembara bagi siapa saja yang menemukan perusak karangan bunga yang ia kirim untuk Setya Novanto. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Sam Aliano menggelar sayembara untuk menangkap dalang serangan teroris di beberapa wilayah di Indonesia. Pria yang mencalonkan diri sebagai presiden itu menaikkan hadiah dari Rp 1 miliar menjadi Rp 5 miliar bagi siapa pun yang bisa melaporkan kepada polisi tentang keberadaan otak aksi terorisme.

    "Saya prihatin dan ingin masyarakat luas berpartisipasi melawan teroris," katanya kepada Tempo, Kamis, 17 Mei 2018.

    Sam Aliano juga akan melaporkan channel YouTube ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI. Alasan pelaporannya, teroris belajar membuat bom dari YouTube.

    Baca: Tetangga Gemetar Saat Orang yang Diduga Teroris Kunciran Diciduk

    "Dari YouTube, teroris belajar membuat bom sendiri. YouTube juga memfasilitasi ilmu membuat bom bagi para teroris lain," ucap pengusaha keturunan Turki itu.

    Sam Aliano menuturkan teror bom terjadi sejak peristiwa di Mako Brimob. Beberapa hari kemudian, serangan teroris terjadi di tiga gereja di Surabaya, Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, dan Markas Kepolisian Daerah Riau.

    Simak juga: Kalah di Suriah, ISIS Merayap Masuk Indonesia

    Serangan teroris dan bom bunuh diri itu membuatnya mengajak masyarakat turut berperan aktif. "Saya beri hadiah bagi orang yang akan melaporkan kepada polisi tentang keberadaan otak teroris," tutur Sam Aliano.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.